Latar Belakang: Pemahaman konseptual dalam matematika sangat penting dalam menguasai trik hitung cepat. Namun, mahasiswa sering mengandalkan prosedur mekanis tanpa memahami dasar pembuktian, yang menyebabkan kesalahan analitis. Penelitian kualitatif ini bertujuan mengidentifikasi jenis kesalahan dan penyebab kesulitan mahasiswa dalam memodelkan dan membuktikan trik hitung cepat. Data diperoleh dari soal tertulis, wawancara, dan analisis tugas mahasiswa semester IV Pendidikan Matematika Universitas PGRI Mpu Sindok. Menggunakan kriteria kesalahan Watson, ditemukan bahwa kesalahan yang paling sering terjadi adalah Inappropriate Procedure, Omitted Conclusion, dan Above Other. Sementara kesalahan Response Level Conflict jarang muncul. Penyebab utama meliputi ketidaktahuan terhadap rumus yang digunakan, kurangnya pengalaman dalam pembuktian, dan anggapan bahwa pembuktian itu sulit. Hasil ini mendukung temuan sebelumnya bahwa penggunaan trik tanpa pemahaman konsep dapat menghambat penalaran. Penelitian ini merekomendasikan pembelajaran berbasis pemahaman konseptual dan latihan pembuktian yang sistematis.
Copyrights © 2025