Transformasi digital dalam pendidikan mendorong evolusi praktik supervisi sekolah dari pendekatan konvensional ke digital. Meskipun kepala sekolah dituntut untuk beradaptasi dengan sosialisasi dan pendampingan berbasis platform digital, implementasi di lapangan masih menunjukkan kesenjangan dalam pemanfaatan teknologi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sosialisasi digital dan pendampingan digital oleh pengawas sekolah terhadap kinerja kepala sekolah di SMA Kabupaten Nganjuk. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Populasi mencakup seluruh 26 kepala SMA (negeri dan swasta) di Kabupaten Nganjuk, dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner skala Likert yang telah teruji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda, didahului uji asumsi klasik. Hasil analisis menunjukkan hubungan positif signifikan antara sosialisasi digital dan kinerja kepala sekolah (r = 0,673; p < 0,01) serta antara pendampingan digital dan kinerja kepala sekolah (r = 0,692; p < 0,01). Hasil regresi mengonfirmasi pengaruh positif kedua variabel, dengan pendampingan digital memberikan kontribusi lebih kuat. Pemanfaatan platform digital dalam supervisi pendidikan terbukti signifikan meningkatkan kinerja kepala sekolah. Oleh karena itu, disarankan agar pengawas sekolah dan dinas pendidikan mengoptimalkan strategi sosialisasi dan pendampingan digital yang sistematis dan berkelanjutan guna mendukung keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka
Copyrights © 2025