Peningkatan kualitas pendidikan dasar sangat bergantung pada profesionalisme dan motivasi guru dalam melaksanakan proses pembelajaran. Sertifikasi guru sebagai bentuk pengakuan profesionalitas tenaga pendidik diharapkan mampu meningkatkan kinerja sekaligus mendorong motivasi mengajar guru di sekolah dasar. Namun, di lapangan masih ditemukan variasi dalam pencapaian kinerja dan semangat kerja guru meskipun telah bersertifikat. Berdasarkan fenomena tersebut, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dampak sertifikasi guru terhadap kinerja dan motivasi mengajar di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei asosiatif. Populasi penelitian mencakup guru sekolah dasar negeri di beberapa kecamatan, dengan sampel 60 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Instrumen penelitian berupa angket tertutup dengan skala Likert, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda untuk melihat pengaruh variabel sertifikasi terhadap kinerja dan motivasi guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sertifikasi guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja serta motivasi mengajar guru di sekolah dasar. Guru bersertifikat menunjukkan peningkatan dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan kegiatan belajar yang lebih kreatif, serta penilaian yang lebih objektif. Dari sisi motivasi, sertifikasi mendorong guru untuk terus meningkatkan kompetensi, berinovasi dalam pembelajaran, serta merasa lebih dihargai secara profesional. Meskipun demikian, ditemukan bahwa efek sertifikasi lebih kuat pada aspek motivasi intrinsik dibandingkan motivasi ekstrinsik. Kesimpulannya, sertifikasi guru memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan profesionalisme melalui peningkatan kinerja dan motivasi mengajar di sekolah dasar. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya tindak lanjut pasca-sertifikasi, seperti program pengembangan kompetensi berkelanjutan (continuous professional development), agar dampak sertifikasi tidak hanya bersifat administratif tetapi juga substantif. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi faktor lain seperti budaya kerja sekolah dan kepemimpinan kepala sekolah dalam memperkuat pengaruh sertifikasi terhadap kinerja guru.
Copyrights © 2025