cover
Contact Name
samudrailmuindonesia
Contact Email
samudrailmuindonesia01@gmail.com
Phone
+6282394495089
Journal Mail Official
samudrailmuindonesia01@gmail.com
Editorial Address
Alamat : Jl. Raya, Jl. Lolo Gn. Sarik Lubuk Minturun Blok A/2, Kec. Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat 25158
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JPPG
ISSN : 31241743     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
JPPG menjadi wadah ilmiah bagi dosen, peneliti, mahasiswa pendidikan, serta praktisi pendidikan dalam menyebarluaskan gagasan, temuan penelitian, dan inovasi yang berkaitan dengan pengembangan kompetensi guru profesional. Jurnal ini menekankan pada penguatan kualitas pembelajaran, peningkatan kapasitas pedagogik guru, serta pengembangan praktik pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Ruang lingkup artikel yang diterbitkan meliputi berbagai kajian dalam pendidikan profesi guru, seperti pengembangan kompetensi pedagogik dan profesional guru, inovasi strategi pembelajaran, pengembangan media dan teknologi pembelajaran, evaluasi dan asesmen pendidikan, pendidikan karakter, serta peningkatan kualitas pembelajaran di berbagai jenjang pendidikan. Setiap naskah diharapkan memuat uraian yang jelas mengenai latar belakang permasalahan, metode penelitian atau pendekatan kajian, hasil yang diperoleh, serta implikasi yang dapat mendukung peningkatan profesionalisme guru dan mutu pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 9 Documents
Analisis Profesionalisme Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Pelia Elza
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol 1 No 1 (2025): November-Januari
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Profesionalisme guru menjadi faktor krusial dalam keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar, mengingat peran guru sebagai fasilitator pembelajaran yang dituntut adaptif terhadap perubahan paradigma pendidikan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru agar mampu menerapkan prinsip merdeka belajar secara optimal. Tujuan utama penelitian ini adalah menganalisis tingkat profesionalisme guru dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap guru dan kepala sekolah di beberapa Sekolah Dasar yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka. Data dianalisis secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profesionalisme guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka berada pada kategori baik, terutama dalam aspek kompetensi pedagogik dan profesional. Namun, masih ditemukan kendala pada penguasaan teknologi pembelajaran dan kemampuan refleksi terhadap praktik mengajar. Faktor pendukung utama meliputi dukungan kebijakan sekolah dan pelatihan berkelanjutan, sedangkan faktor penghambat berasal dari keterbatasan sarana serta variasi kemampuan adaptasi antar guru. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan gambaran empiris tentang kesiapan guru Sekolah Dasar dalam menjalankan Kurikulum Merdeka serta menjadi dasar bagi pengembangan program peningkatan profesionalisme guru ke depan.
Hubungan Antara Kompetensi Sosial Guru dan Efektivitas Pembelajaran di Sekolah Menengah Cisia Padila
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol 1 No 1 (2025): November-Januari
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan efektivitas pembelajaran di sekolah menengah tidak hanya ditentukan oleh kemampuan pedagogik guru, tetapi juga oleh kompetensi sosial yang memungkinkan guru membangun hubungan harmonis dengan siswa, rekan kerja, dan lingkungan sekolah. Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya memahami sejauh mana kompetensi sosial guru berkontribusi terhadap keberhasilan proses pembelajaran, terutama dalam konteks pendidikan abad ke-21 yang menuntut kolaborasi, empati, dan komunikasi efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kompetensi sosial guru dan efektivitas pembelajaran di sekolah menengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup yang disebarkan kepada guru dan siswa di beberapa sekolah menengah negeri dan swasta. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson untuk mengukur kekuatan hubungan antarvariabel serta uji regresi sederhana guna mengetahui pengaruh kompetensi sosial terhadap efektivitas pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara kompetensi sosial guru dan efektivitas pembelajaran. Guru yang memiliki kemampuan komunikasi interpersonal yang baik, empati tinggi, serta keterampilan berkolaborasi dengan siswa dan rekan sejawat terbukti lebih mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, nyaman, dan produktif. Temuan ini memperkuat teori bahwa aspek sosial-emosional guru merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan pendidikan di sekolah menengah.
Dampak Sertifikasi Guru terhadap Kinerja dan Motivasi Mengajar di Sekolah Dasar Mimi Nurhidayanti
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol 1 No 1 (2025): November-Januari
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kualitas pendidikan dasar sangat bergantung pada profesionalisme dan motivasi guru dalam melaksanakan proses pembelajaran. Sertifikasi guru sebagai bentuk pengakuan profesionalitas tenaga pendidik diharapkan mampu meningkatkan kinerja sekaligus mendorong motivasi mengajar guru di sekolah dasar. Namun, di lapangan masih ditemukan variasi dalam pencapaian kinerja dan semangat kerja guru meskipun telah bersertifikat. Berdasarkan fenomena tersebut, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dampak sertifikasi guru terhadap kinerja dan motivasi mengajar di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei asosiatif. Populasi penelitian mencakup guru sekolah dasar negeri di beberapa kecamatan, dengan sampel 60 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Instrumen penelitian berupa angket tertutup dengan skala Likert, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda untuk melihat pengaruh variabel sertifikasi terhadap kinerja dan motivasi guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sertifikasi guru berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja serta motivasi mengajar guru di sekolah dasar. Guru bersertifikat menunjukkan peningkatan dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan kegiatan belajar yang lebih kreatif, serta penilaian yang lebih objektif. Dari sisi motivasi, sertifikasi mendorong guru untuk terus meningkatkan kompetensi, berinovasi dalam pembelajaran, serta merasa lebih dihargai secara profesional. Meskipun demikian, ditemukan bahwa efek sertifikasi lebih kuat pada aspek motivasi intrinsik dibandingkan motivasi ekstrinsik. Kesimpulannya, sertifikasi guru memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan profesionalisme melalui peningkatan kinerja dan motivasi mengajar di sekolah dasar. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya tindak lanjut pasca-sertifikasi, seperti program pengembangan kompetensi berkelanjutan (continuous professional development), agar dampak sertifikasi tidak hanya bersifat administratif tetapi juga substantif. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi faktor lain seperti budaya kerja sekolah dan kepemimpinan kepala sekolah dalam memperkuat pengaruh sertifikasi terhadap kinerja guru.
Implementasi Program Pendidikan Profesi Guru dalam Meningkatkan Kompetensi Profesional dan Pedagogik Guru Mimi Nurhidayanti
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol 1 No 1 (2025): November-Januari
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) merupakan upaya strategis pemerintah dalam membentuk guru yang profesional, berkompeten, dan berkarakter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program PPG dalam meningkatkan kompetensi profesional dan pedagogik guru. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus terhadap peserta PPG Dalam Jabatan di salah satu Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK). Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PPG secara signifikan berkontribusi terhadap peningkatan kompetensi profesional guru, khususnya dalam penguasaan materi ajar, inovasi pembelajaran, dan penggunaan teknologi pendidikan. Selain itu, kompetensi pedagogik guru meningkat melalui penerapan model pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, refleksi praktik mengajar, serta evaluasi pembelajaran yang lebih efektif. Namun, masih terdapat tantangan dalam aspek manajemen waktu dan adaptasi terhadap sistem pembelajaran daring. Secara keseluruhan, Program PPG terbukti menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kualitas guru sebagai agen pembelajaran profesional di era pendidikan modern.
Profesionalisme Guru dalam Menghadapi Transformasi Pendidikan Berbasis Teknologi Asty Raisha Agma
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol 1 No 1 (2025): November-Januari
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi pendidikan berbasis teknologi telah mengubah secara fundamental paradigma pembelajaran di berbagai jenjang pendidikan. Guru, sebagai ujung tombak pelaksanaan pendidikan, dituntut untuk tidak hanya menguasai kompetensi pedagogik dan profesional, tetapi juga memiliki kemampuan literasi digital dan adaptasi terhadap inovasi teknologi pembelajaran. Profesionalisme guru dalam konteks ini menjadi aspek krusial yang menentukan keberhasilan implementasi pendidikan berbasis teknologi secara berkelanjutan. Perubahan lanskap pendidikan yang cepat menuntut guru untuk memperbarui pengetahuan dan keterampilan mereka melalui pelatihan dan pengembangan profesional yang berkelanjutan. Penerapan teknologi seperti pembelajaran daring, platform digital, serta kecerdasan buatan dalam pendidikan menuntut guru untuk mampu berperan sebagai fasilitator pembelajaran yang kreatif, kolaboratif, dan reflektif. Oleh karena itu, profesionalisme guru tidak lagi sebatas pada penguasaan materi dan strategi mengajar konvensional, melainkan juga kemampuan mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran yang bermakna. Namun demikian, masih banyak guru yang menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan akses terhadap teknologi, kurangnya pelatihan digital, serta resistensi terhadap perubahan. Faktor-faktor tersebut dapat menghambat peningkatan profesionalisme guru di era digital. Oleh karena itu, diperlukan dukungan kebijakan yang sistematis dari lembaga pendidikan dan pemerintah untuk menyediakan pelatihan, infrastruktur, serta lingkungan belajar yang mendukung transformasi teknologi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana guru memaknai profesionalisme dalam menghadapi transformasi pendidikan berbasis teknologi, serta strategi yang digunakan untuk meningkatkan kompetensi mereka. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengkaji pengalaman guru dalam mengadopsi teknologi pendidikan di lingkungan sekolah yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profesionalisme guru di era digital ditandai oleh tiga komponen utama: (1) penguasaan teknologi pembelajaran, (2) kemampuan inovasi dalam desain instruksional, dan (3) komitmen terhadap pembelajaran berkelanjutan. Ketiga komponen tersebut menjadi fondasi penting bagi penguatan profesionalisme guru dalam menghadapi tantangan dan peluang pendidikan berbasis teknologi di masa depan.
Pemanfaatan Aplikasi Pembelajaran Digital untuk Meningkatkan Partisipasi Siswa Witra Sandra Laila
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol 1 No 2 (2026): Februari-April
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah memberikan pengaruh yang signifikan terhadap proses pembelajaran di dunia pendidikan. Pemanfaatan aplikasi pembelajaran digital menjadi salah satu inovasi yang dapat mendukung terciptanya pembelajaran yang lebih interaktif, menarik, dan partisipatif bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan aplikasi pembelajaran digital dalam meningkatkan partisipasi siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap aktivitas belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi pembelajaran digital mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam kegiatan belajar, baik melalui aktivitas diskusi, menjawab pertanyaan, maupun berpartisipasi dalam berbagai tugas yang diberikan secara daring. Selain itu, aplikasi pembelajaran digital juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar secara lebih mandiri, kreatif, dan kolaboratif. Guru berperan sebagai fasilitator yang mengarahkan penggunaan teknologi agar tetap selaras dengan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Dengan demikian, pemanfaatan aplikasi pembelajaran digital dapat menjadi salah satu strategi efektif dalam meningkatkan partisipasi siswa serta menciptakan proses pembelajaran yang lebih inovatif dan bermakna di lingkungan sekolah.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis PowerPoint pada Pembelajaran Tematik Nova Agus Santi
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol 1 No 2 (2026): Februari-April
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis PowerPoint yang dapat digunakan dalam pembelajaran tematik di sekolah dasar guna meningkatkan minat, keterlibatan, serta pemahaman peserta didik terhadap materi yang dipelajari. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih terbatasnya penggunaan media pembelajaran yang menarik dan interaktif dalam proses pembelajaran tematik, sehingga pembelajaran cenderung berlangsung secara konvensional dan kurang mampu memfasilitasi keaktifan siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D) yang meliputi beberapa tahapan, yaitu analisis kebutuhan, perancangan media, pengembangan produk, validasi oleh ahli, serta uji coba terbatas kepada peserta didik. Media yang dikembangkan memanfaatkan fitur-fitur interaktif dalam aplikasi PowerPoint seperti animasi, gambar, audio, video, serta kuis interaktif yang dirancang agar mampu meningkatkan perhatian dan partisipasi siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis PowerPoint dinilai layak digunakan berdasarkan hasil validasi ahli media dan ahli materi, serta mendapatkan respon positif dari peserta didik. Penggunaan media ini juga terbukti dapat membantu guru dalam menyampaikan materi secara lebih menarik dan memudahkan siswa dalam memahami konsep-konsep pembelajaran tematik. Dengan demikian, media pembelajaran interaktif berbasis PowerPoint dapat menjadi salah satu alternatif inovasi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar siswa di sekolah dasar.
Implementasi Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Vioni Febrianca
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol 1 No 2 (2026): Februari-April
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) merupakan salah satu kebijakan strategis pemerintah Indonesia dalam meningkatkan profesionalisme guru dan mutu pendidikan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) serta dampaknya terhadap peningkatan mutu pendidikan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi deskriptif, melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumentasi terhadap peserta PPG, dosen pembimbing, serta guru pamong di Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PPG berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian guru. Selain itu, program ini mendorong kemampuan guru dalam merancang pembelajaran yang inovatif, memanfaatkan teknologi pendidikan, serta meningkatkan kualitas penilaian hasil belajar siswa. Meskipun demikian, beberapa kendala masih ditemukan, seperti keterbatasan sarana prasarana, beban administrasi, dan variasi kualitas pendampingan selama praktik pengalaman lapangan. Secara keseluruhan, implementasi PPG terbukti efektif dalam meningkatkan mutu pendidikan, yang tercermin dari peningkatan kinerja guru dan kualitas proses pembelajaran di sekolah. Oleh karena itu, diperlukan sinergi berkelanjutan antara pemerintah, LPTK, dan sekolah untuk mengoptimalkan pelaksanaan program PPG agar memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan terhadap sistem pendidikan di Indonesia.
Implementasi Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) Dalam Program PPG Weni Fitri
Jurnal Pendidikan Profesi Guru Vol 1 No 2 (2026): Februari-April
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Integrasi teknologi dalam pendidikan menjadi tuntutan penting dalam menghadapi perkembangan pembelajaran abad ke-21, sehingga guru dituntut memiliki kompetensi yang tidak hanya mencakup penguasaan materi dan pedagogi, tetapi juga kemampuan memanfaatkan teknologi secara efektif. Kerangka Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) hadir sebagai pendekatan yang mengintegrasikan ketiga aspek tersebut guna meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi TPACK dalam Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) serta dampaknya terhadap peningkatan kompetensi profesional calon guru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif, melibatkan peserta PPG, dosen pembimbing, dan guru pamong sebagai informan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi proses pembelajaran, dan studi dokumentasi terhadap perangkat pembelajaran yang dikembangkan peserta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi TPACK dalam program PPG mampu meningkatkan kemampuan guru dalam merancang pembelajaran berbasis teknologi, memilih strategi pedagogis yang tepat, serta mengaitkan materi ajar dengan konteks yang relevan. Selain itu, penerapan TPACK mendorong terciptanya pembelajaran yang lebih interaktif, inovatif, dan berpusat pada peserta didik, sehingga berdampak positif terhadap keterlibatan dan hasil belajar siswa. Meskipun demikian, beberapa kendala masih ditemukan, seperti keterbatasan infrastruktur teknologi dan variasi tingkat literasi digital peserta. Oleh karena itu, diperlukan dukungan berkelanjutan dari Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dan pemangku kepentingan pendidikan untuk mengoptimalkan implementasi TPACK dalam program PPG guna meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.

Page 1 of 1 | Total Record : 9