Keterampilan berpikir kreatif belum diterapkan secara maksimal oleh siswa di sekolah, padahal saat ini keterampilan berpikir kreatif tersebut sangat dibutuhkan siswa mengingat keterampilan abad 21 dalam pendidikan juga mencakup keterampilan berpikir kreatif yang dapat dikembangkan di masa mendatang. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Dalam penelitian ini menggunakan dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X-8 SMAN 1 Batu yang berjumlah 35 orang. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berasal dari hasil pre-test dan post-test pada setiap siklus. Perlakuan dalam penelitian ini menggunakan bantuan pembuatan model replika virus sebagai perlakuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa, variabel terikat dalam penelitian ini adalah keterampilan berpikir kreatif menurut Greenstein. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kreatif yang diperoleh dari hasil pre-test dan post-test nilai rata-rata setiap siklus. Dengan demikian model pembelajaran PBL secara efektif dapat meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa.
Copyrights © 2024