Remaja memiliki kecenderungan untuk mencoba merokok sehingga menimbulakn masalah kesehatan dari berbagai faktor yang mempengaruhi remaja untuk merokok, hal ini dapat mempengaruhi efikasi diri pada remaja. Efikasi diri merupakan keyakinan seseorang dalam kemampuannya untuk melakukan suatu bentuk kontrol terhadap fungsi orang itu sendiri dan kejadian dalam lingkungan. Faktor pendorong remaja untuk merokok ada faktor internal dan faktor eksternal. Tujuan untuk mengetahui efikasi diri remaja laki-laki untuk tidak merokok di Desa Pagergunung. Penelitian menggunakan desain study deskriptif. Sampel penelitian ini remaja laki-laki usia 12-24 tahun yang tinggal di desa pagergunung yang berjumlah 124 responden dengan teknik pengambilan sampling Purposive Sampling. Alat penelitian menggunakan kuesioner karakteristik responden dan self efficacy. Analisis data menggunakan univariat. Karakteristik remaja laki-laki untuk tidak merokok menunjukkan bahwa rata-rata berusia 19 tahun dengan total keseluruhan 124 remaja, mayoritas berpendidikan SMA/SMK (51,61%), status pekerjaan yang paling banyak sebagai pelajar (33,9%). Efikasi diri remaja laki-laki untuk tidak merokok di desa pagergunung dalam kategori buruk (14,5%) sedang (80,6%) dan baik (4,8%) yang artinya bahwa remaja di desa pagergunung cukup efikasi diri untuk tidak merokok. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai acuan untuk meningkatkan pelayananan asuhan keperawatan berupa efikasi diri kepada remaja yang merokok.
Copyrights © 2024