Sesak napas merupakan keluhan utama penderita asma yang berdampak pada peningkatan frekuensi napas dan penurunan saturasi oksigen. Intervensi non-farmakologis yang dapat diberikan adalah pursed lips breathing exercise dan forward leaning position yang bertujuan memperbaiki fungsi pernapasan. Tujuan penelitian ini mengetahui efektivitas pursed lips breathing exercise dan forward leaning position terhadap frekuensi napas dan saturasi oksigen pasien asma. Metode penelitian ini menggunakan desain pretest-posttest with control group. Sampel berjumlah 32 pasien asma (16 kelompok intervensi, 16 kontrol) dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan SOP. Analisis data menggunakan paired sample t-test dan independent sample t-test. Hasil penelitian didapatkan rata-rata frekuensi napas kelompok intervensi sebelum perlakuan 21,75x/menit menjadi 16,88x/menit setelah perlakuan, dengan saturasi oksigen meningkat dari 93,06% menjadi 97,56%. Pada kelompok kontrol, frekuensi napas menurun dari 22,06x/menit menjadi 18,56x/menit dan saturasi oksigen meningkat dari 92,81% menjadi 95,25%. Terdapat perbedaan signifikan pada frekuensi napas dan saturasi oksigen pasien asma setelah intervensi (p=0,000). Pursed lips breathing exercise dan forward leaning position efektif menurunkan frekuensi napas dan meningkatkan saturasi oksigen pasien asma dibandingkan dengan perawatan standar.
Copyrights © 2025