Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas edukasi kesehatan melalui media audio-visual terhadap perilaku pencegahan penularan Tuberkulosis. Desain penelitian menggunakan quasi-eksperimen dengan populasi 380 pasien TBC di RSUD dr. H. Soewondo Kendal. Sampel sebanyak 24 responden dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen berupa kuesioner yang telah teruji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon signed-rank test dan Independent Sample t-Test. Hasil menunjukkan skor rata-rata perilaku pencegahan pada kelompok intervensi meningkat dari 57,29% menjadi 86,45% setelah perlakuan. Uji statistik menunjukkan adanya peningkatan signifikan (p = 0,002; <0,05). Sebaliknya, kelompok kontrol tidak mengalami perubahan bermakna (p = 0,131; >0,05). Perbandingan pasca-intervensi juga menunjukkan perbedaan signifikan antara kelompok perlakuan dan kontrol (p = 0,000; <0,05). Penelitian menyimpulkan bahwa edukasi melalui media audio-visual efektif meningkatkan perilaku pencegahan penularan TBC. Disarankan untuk melibatkan keluarga dalam pemantauan pasien di rumah guna mengoptimalkan upaya pencegahan.
Copyrights © 2025