Retensi urine pasca anestesi spinal merupakan komplikasi yang sering terjadi dan dapat menyebabkan ketidaknyamanan, infeksi saluran kemih, serta memperpanjang lama perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian retensi urine pasca operasi dengan anestesi spinal di ruang bedah rumah sakit swasta di Kabupaten Batang. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional yang dilaksanakan pada bulan Februari 2024. Jumlah sampel sebanyak 48 responden yang diambil dengan teknik consecutive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square dan Mann–Whitney. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara usia dengan kejadian retensi urine pasca operasi dengan anestesi spinal (p < 0,05). Jenis kelamin dan durasi operasi juga berkontribusi terhadap kejadian retensi urine. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya identifikasi dini pasien berisiko dan penerapan intervensi keperawatan preventif seperti ambulasi dini dan kompres hangat untuk menurunkan kejadian retensi urine pasca anestesi spinal.
Copyrights © 2025