Triana Arisdiani
Program Studi Sarjana Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN BERBASIS MULTIMEDIA DALAM MENINGKATKAN KEPATUHAN PASIEN PASCA OPERASI PADA UNIT KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH Triana Arisdiani; Ahmad Asyrofi
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2024): Desember
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18723639

Abstract

Perawatan pasca operasi yang efektif sangat penting untuk mencegah komplikasi dan memastikan pemulihan optimal. Namun, banyak pasien mengalami kesulitan dalam mematuhi instruksi pasca operasi karena kurangnya pemahaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pendidikan kesehatan berbasis multimedia dalam meningkatkan kepatuhan pasien pasca operasi pada unit keperawatan medikal bedah. Desain kuasi-eksperimental digunakan, melibatkan kelompok kontrol yang menerima pendidikan tradisional dan kelompok eksperimen yang terpapar pendidikan multimedia, termasuk video interaktif dan animasi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test serta observasi langsung terhadap kepatuhan pada panduan pasca operasi. Hasil menunjukkan peningkatan kepatuhan sebesar 35% pada kelompok eksperimen dibandingkan dengan 15% pada kelompok kontrol. Retensi pengetahuan dan motivasi pasien secara signifikan lebih tinggi pada kelompok eksperimen. Studi ini merekomendasikan integrasi pendidikan multimedia ke dalam protokol perawatan pasien untuk meningkatkan pemahaman dan kepatuhan, sehingga meningkatkan hasil pemulihan pasien.
MANAJEMEN DIRI MAHASISWA PROFESI NERS DAN KINERJA PERSEPTOR DENGAN PENCAPAIAN TARGET KOMPETENSI MATA AJAR KLINIK KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH DI KABUPATEN KENDAL Ahmad Asyrofi; Triana Arisdiani
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2024): September
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18720333

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan antara manajemen diri mahasiswa keperawatan dengan kinerja pembimbing dalam mencapai target kompetensi Program Pembelajaran Klinis Keperawatan Medis-Bedah. Penelitian ini dilakukan di beberapa fasilitas kesehatan di Kendal, yang melibatkan mahasiswa keperawatan dan pembimbing mereka. Penelitian ini menggunakan desain korelasi dengan analisis kuantitatif, menggabungkan survei dan evaluasi kinerja. Temuan menunjukkan bahwa manajemen diri pada siswa dan efektivitas kinerja pembimbing berdampak signifikan terhadap pencapaian target kompetensi kurikulum pembelajaran klinis. Studi ini menyoroti pentingnya pengaturan diri dan bimbingan yang efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan keperawatan dan praktik klinis.
STUDI DESKRIPTIF : PENGETAHUAN PENGASUH DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN SPIRITUAL LANSIA DI AKHIR HAYAT Deniza Anggun Wulandari; Setianingsih Setianingsih; Lestari Eko Darwati; Triana Arisdiani
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2024): September
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18720497

Abstract

Ketidakterpenuhan kebutuhan spiritual pada lansia dapat menyebabkan tekanan spiritual berupa gangguan terhadap keyakinan dan nilai-nilai yang memberikan keberanian, harapan, serta tujuan hidup. Hal ini dapat meningkatkan risiko lansia mengalami keputusasaan, kesepian, kecemasan, dan gangguan kesehatan. Lansia yang berada dalam kondisi terminal memiliki kebutuhan spiritual yang dapat dipenuhi dengan dukungan dari pengasuh. Informasi yang diberikan oleh atasan kepada pengasuh berperan penting dalam memastikan lansia mendapatkan pemenuhan kebutuhan spiritual, sehingga mereka dapat menghadapi akhir hayat dengan damai dan tenang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan pengasuh dalam memenuhi kebutuhan spiritual lansia yang mendekati ajal. Metode penelitian yang digunakan adalah survei deskriptif dengan jumlah responden sebanyak 37 orang, yang seluruhnya merupakan pengasuh. Teknik total sampling digunakan dalam pengambilan sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 51% pengasuh berjenis kelamin laki-laki, 54% memiliki tingkat pendidikan terakhir SMA, dan 92% memiliki pengalaman kerja lebih dari tiga tahun. Selain itu, 51% pengasuh memiliki tingkat keahlian yang dikategorikan sebagai "baik" atau lebih tinggi.  Mayoritas pengasuh memiliki pengalaman yang memadai yang berkontribusi pada optimalisasi pemenuhan kebutuhan spiritual lansia, memungkinkan mereka menghadapi akhir kehidupan dengan tenang dan bermartabat.
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN PURSED LIPS BREATHING TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS PERNAPASAN PADA PASIEN ASMA Triana Arisdiani; Ira Afap Ayu Safitri Putri; Dian Kartika Sari
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18752187

Abstract

Asma merupakan gangguan pernapasan kronik yang mempengaruhi kualitas hidup akibat penyempitan jalan napas dan sesak napas. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat meningkatkan efisiensi pernapasan adalah teknik Pursed Lips Breathing (PLB). Tujuan penelitian ini menganalisis efektivitas edukasi PLB terhadap peningkatan kualitas pernapasan pada pasien asma. Penelitian menggunakan desain quasi eksperimen dengan rancangan pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol pada 40 pasien asma. Edukasi dan pelatihan PLB diberikan selama 2 minggu. Parameter yang diukur adalah laju napas dan Peak Expiratory Flow Rate (PEFR). Hasil penelitian ini terdapat penurunan signifikan pada laju napas (p<0,05) dan peningkatan PEFR setelah intervensi. Edukasi PLB efektif dalam meningkatkan kualitas pernapasan pasien asma dan dapat diterapkan dalam perawatan klinik maupun rumah.
PREDIKTOR RETENSI URINE PASCA OPERASI DENGAN ANESTESI SPINAL Aprilia Setyaningsih; Triana Arisdiani; Ahmad Asyrofi
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18753300

Abstract

Retensi urine pasca anestesi spinal merupakan komplikasi yang sering terjadi dan dapat menyebabkan ketidaknyamanan, infeksi saluran kemih, serta memperpanjang lama perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian retensi urine pasca operasi dengan anestesi spinal di ruang bedah rumah sakit swasta di Kabupaten Batang. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional yang dilaksanakan pada bulan Februari 2024. Jumlah sampel sebanyak 48 responden yang diambil dengan teknik consecutive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-square dan Mann–Whitney. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara usia dengan kejadian retensi urine pasca operasi dengan anestesi spinal (p < 0,05). Jenis kelamin dan durasi operasi juga berkontribusi terhadap kejadian retensi urine. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya identifikasi dini pasien berisiko dan penerapan intervensi keperawatan preventif seperti ambulasi dini dan kompres hangat untuk menurunkan kejadian retensi urine pasca anestesi spinal.
MEDIA AUDIOVISUAL DAN KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI: SEBUAH STUDI INTERVENSI Ahmad Asyrofi; Triana Arisdiani; Erwan Hardiono
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18753351

Abstract

Kecemasan pre operasi merupakan respons psikologis yang sering dialami pasien sebelum menjalani tindakan pembedahan dan dapat berdampak negatif terhadap hasil operasi. Pendidikan kesehatan merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis yang dapat diberikan untuk menurunkan kecemasan, khususnya dengan memanfaatkan media audio visual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan media audio visual terhadap tingkat kecemasan pasien pre operasi di ruang rawat inap. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan non randomized control group pretest posttest design yang melibatkan 50 pasien pre operasi di RS QIM Batang, yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Tingkat kecemasan diukur menggunakan Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale (APAIS). Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik berpasangan dan tidak berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan yang signifikan pada kelompok intervensi setelah diberikan pendidikan kesehatan dengan media audio visual (p = 0,0001), sedangkan pada kelompok kontrol tidak ditemukan perbedaan yang signifikan (p = 0,081). Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan menggunakan media audio visual efektif dalam menurunkan tingkat kecemasan pasien pre operasi. Media audio visual dapat direkomendasikan sebagai strategi edukasi keperawatan untuk meningkatkan kesiapan psikologis pasien sebelum operasi.
TREN PENINGKATAN PENYAKIT TIDAK MENULAR DI ERA PASCAPANDEMI: KAJIAN MULTI-DIMENSI OBESITAS, HIPERTENSI, DAN KESEHATAN MENTAL PADA POPULASI DEWASA Triana Arisdiani; Siti Aisyah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18753393

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti obesitas, hipertensi, dan gangguan kesehatan mental menunjukkan tren peningkatan yang signifikan pada periode 2024–2025, seiring perubahan sosial, perilaku, dan lingkungan pascapandemi COVID-19. Kondisi ini berdampak besar terhadap beban kesehatan masyarakat, khususnya pada kelompok usia produktif. Penulisan manuskrip ini bertujuan untuk meninjau bukti ilmiah terkini terkait tren PTM di era pascapandemi, mengidentifikasi faktor risiko utama, serta mengeksplorasi keterkaitan antara kondisi metabolik dan kesehatan mental. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur terhadap publikasi ilmiah dan laporan resmi yang diterbitkan pada tahun 2020–2025 melalui database PubMed, Scopus, World Health Organization, serta sumber nasional dan internasional terkait. Hasil kajian menunjukkan adanya peningkatan prevalensi obesitas dan hipertensi yang dipengaruhi oleh pola hidup sedentari, konsumsi makanan tidak sehat, dan rendahnya aktivitas fisik, sementara gangguan kesehatan mental semakin dipicu oleh stres sosial-ekonomi dan perubahan gaya hidup pascapandemi. Oleh karena itu, penanganan PTM memerlukan pendekatan terintegrasi dan multisektoral melalui promosi gaya hidup sehat, penguatan kebijakan publik, serta peningkatan akses dan integrasi layanan kesehatan mental dalam sistem pelayanan kesehatan primer.