Abstract: The Strategy of Islamic Boarding School Teachers in Instilling Multicultural Education Values in Makrifatul Ilmi Islamic Boarding Schools, South Bengkulu.Indonesia is known as a multicultural country. The many variations present a considerable risk of conflict. Miniatures of Indonesia can be seen in Islamic boarding schools, where students from many cultures come from. This method employs a qualitative approach with a field research design. The study was carried out at the Makrifatul Ilmi Islamic Boarding School in South Bengkulu. Administrators, educators, and grade 12 Madrasah Aliyah students served as informants in this study. Data collection methods include observation, interviews, and documentation. The data validity technique employs source triangulation, technical triangulation, and time triangulation. The data analysis technique employs data reduction, data display, and generating conclusions or verification. The study's findings reveal that educators impart multicultural education principles such as democracy, fairness, and tolerance in their students so that they can embrace the disparities that exist in the diversity of their friends and teachers. So that it can foster a harmonious and serene environment. The administrators of Makrifatul Ilmi Islamic Boarding School South Bengkulu employ example and habituation tactics.Abstrak: Strategi Guru Pondok Pesantren Menanamkan Nilai-Nilai Pendidikan Multikultural Di Pondok Pesantren Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan.Indonesia dikenal sebagai Negara yang multicultural karena memiliki banyak budaya dimilikinya. Potensi konflik yang diakibatkan oleh banyaknya perbedaan sangat tinggi. Miniatur Indonesia bisa dilihat dari Pesantren, karena dari sanalah santri dari berbagai budaya berasal. Metode ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Penelitian ini dilakukan di Pondok Pesantren Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan. Informan dalam penelitian ini adalah pengurus, pendidik, dan santri kelas 12 Madrasah Aliyah. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa Nilai-nilai pendidikan multikultural yaitu demokrasi, nilai keadilan dan nilai toleransi ditanamkan oleh pendidik agar santri dapat menerima perbedaan yang ada atas keanekaragaman temannya dan gurunya. Sehingga dapat menciptakan suatu lingkungan yang rukun dan damai. Strategi yang dilakukan oleh pengurus Pondok Pesantren Makrifatul Ilmi Bengkulu Selatan yakni dengan menggunakan strategi keteladanan dan pembiasaan
Copyrights © 2021