Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan pemain sepakbola Persiwi Wonogiri U-17 dalam pertandingan resmi Piala Soeratin 2025. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan sampel 29 pemain yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu. Instrumen yang digunakan adalah angket tertutup berbasis Competitive State Anxiety Inventory–2R (CSAI-2R) yang telah diadaptasi ke bahasa Indonesia dan memiliki reliabilitas serta validitas yang memadai untuk mengukur kecemasan kompetitif. Data dianalisis dengan statistik deskriptif menggunakan distribusi frekuensi, persentase, dan nilai rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat kecemasan pemain sebesar 41,48 yang termasuk kategori rendah. Distribusi klasifikasi memperlihatkan 24,14% pemain memiliki kecemasan sangat rendah, 27,59% rendah, 37,93% tinggi, dan 10,34% sangat tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa mayoritas pemain mampu mengendalikan kecemasan dengan baik, meskipun sebagian masih menunjukkan gejala kecemasan tinggi. Kesiapan mental pemain Persiwi U-17 relatif terjaga, namun aspek keterampilan teknik dan kondisi fisik tetap perlu diperkuat secara berkesinambungan untuk mendukung performa optimal.
Copyrights © 2026