Pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan teknik Ecoprint sebagai metode pembelajaran seni batik ramah lingkungan dan menganalisis respon siswa terhadap kegiatan tersebut. Pengabdian menggunakan pendekatan action research dengan metode deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di UPT SDN 04 Sekolah Inklusi Desa Air Hitam, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara pada tanggal 26 Juli 2025. Subjek penelitian adalah 36 siswa kelas III yang dibagi menjadi 5 kelompok. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi partisipatif, wawancara, dokumentasi, dan penilaian produk. Kegiatan dilaksanakan dalam lima tahap: pembukaan dan persiapan, pembentukan kelompok, praktik lapangan, pelaksanaan karya, dan penutup dengan dokumentasi. Bahan yang digunakan meliputi daun-daunan (mangga, pepaya, jambu, pandan), bunga-bungaan (kembang sepatu, mawar, telang), dan tote bag kain katun sebagai media. Hasil pengabdian menunjukkan tingkat partisipasi siswa sangat tinggi dengan seluruh siswa aktif mengikuti setiap tahapan kegiatan. Berdasarkan wawancara dengan enam siswa sampel, lima siswa menunjukkan respon positif dengan perasaan senang dan tertarik untuk mengulang kegiatan, sedangkan satu siswa kurang tertarik karena tidak menyukai kegiatan proyek. Implementasi teknik Ecoprint terbukti efektif sebagai alternatif pembelajaran seni yang ramah lingkungan dan dapat meningkatkan kreativitas serta kesadaran lingkungan siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026