Influenza merupakan salah satu penyakit infeksi saluran pernapasan atas yang sering menyerang lansia. Salah satu upaya untuk mengatasi influenza adalah dengan melakukan swamedikasi. Namun, praktik swamedikasi pada lansia memiliki risiko karena faktor usia, kondisi kesehatan, serta potensi kesalahan penggunaan obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan perilaku lansia terhadap swamedikasi influenza serta menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dan perilaku swamedikasi influenza di Kelurahan Sungai Parit, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional menggunakan teknik purposive sampling terhadap 100 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil yang telah diperoleh menunjukkan bahwa sebagian besar lansia memiliki tingkat pengetahuan cukup (58%) dan perilaku swamedikasi cukup (76%). Berdasarkan hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p = 0.928 (p > 0,05) yang menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan perilaku swamedikasi influenza pada lansia. Kata kunci: Influenza, swamedikasi, lansia, pengetahuan, praktik kesehatan.
Copyrights © 2025