Pengelolaan pondok wisata sebagai bagian dari akomodasi berbasis masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di daerah tujuan wisata, khususnya di kawasan Ubud, Bali. Namun demikian, sebagian pengelola pondok wisata masih menghadapi berbagai kendala, terutama yang berkaitan dengan kualitas pelayanan tamu, pengelolaan operasional usaha, serta pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelola pondok wisata melalui pelatihan dan pendampingan dalam bidang pelayanan tamu, pengelolaan usaha akomodasi, serta promosi digital.Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan deskriptif partisipatif yang menempatkan mitra sebagai subjek yang terlibat secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Pelaksanaan program meliputi tahap analisis kebutuhan, pelatihan dan praktik terbimbing, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan kuesioner evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan pengelola pondok wisata dalam menerapkan standar pelayanan tamu, mengelola operasional usaha secara lebih profesional, serta memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi. Program ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas pengelola pondok wisata sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan serta mendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026