Pemahaman menyimak merupakan keterampilan krusial dalam pemerolehan bahasa kedua, namun masih menjadi tantangan bagi pembelajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), terutama dari Timor Leste. Banyak dari mereka kesulitan memahami bahasa lisan karena kurangnya akses terhadap materi menyimak yang autentik dan sesuai konteks. Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan menyimak melalui tugas audio kontekstual yang diambil dari aktivitas harian siswa. Menggunakan pendekatan kualitatif berupa penelitian tindakan kelas, studi ini dilakukan dalam dua siklus dan melibatkan siswa BIPA yang tinggal di asrama. Materi pembelajaran berupa rekaman audio berdurasi 1–3 menit tentang aktivitas rutin seperti bangun tidur, sarapan, mengikuti pelajaran, dan kegiatan keagamaan. Data diperoleh melalui observasi, tes menyimak, dan refleksi siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan menyimak, termasuk dalam penguasaan kosakata, pemahaman isi, serta kemampuan menangkap informasi eksplisit dan implisit. Siswa juga menunjukkan motivasi dan kepercayaan diri yang lebih tinggi. Penelitian menyimpulkan bahwa tugas audio kontekstual berbasis pendekatan Task-Based Language Teaching (TBLT) efektif dalam meningkatkan keterampilan menyimak dan layak diterapkan dalam pembelajaran bahasa asing lainnya.
Copyrights © 2025