Kekerasan verbal menjadi salah satu bentuk tindakan buliying yang jarang disadari. Di sekolah dasar, edukasi tentang kekerasan verbal belum terfasilitasi denan baik. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Buku Edukasi Ramah Anak, No Intimidasi (BERANI) sebagai media literasi untuk pencegahan kekerasan verbal pada siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation). Produk yang dikembangkan berupa buku cerita bergambar dengan judul BERANI yang terdiri dari 3 sub tema buku yaitu Berani Bilang “Julukan yang Menyakitkan”, Berani Bicara “Kata-kata yang Menyakiti”, dan Berani Jadi Diri Sendiri. Hasil validasi ahli materi, media, dan bahasa menunjukkan bahwa ketiga buku memperoleh persentase kelayakan di atas 90% dengan kategori “sangat valid”. Uji keterbacaan yang melibatkan 18 siswa SD menghasilkan rata-rata skor respons di atas 91,3% dengan kategori “sangat baik”. Dan dari respon Guru sebesar 97,5%. Temuan ini menunjukkan bahwa buku BERANI memiliki relevansi tinggi dengan pengalaman sehari-hari siswa, menggunakan bahasa sederhana, ilustrasi menarik, serta pesan moral yang jelas sehingga efektif sebagai sarana edukasi anti kekerasan verbal. Produk yang dikembangkan dinyatakan layak digunakan di sekolah dasar untuk mendukung penguatan karakter positif sekaligus mencegah praktik kekerasan verbal di lingkungan sekolah. Buku BERANI mampu menjadi solusi edukasi dan pengatasan kekerasan verbal di sekolah dasar
Copyrights © 2025