Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh hierarkis dari faktor demografis (gender, pendidikan) dan faktor psikologis (efikasi diri, ketertarikan) terhadap literasi Artificial Intelligence (AI) pada siswa sekolah menengah. Studi kuantitatif ini menggunakan desain regresi berganda hierarkis dengan data yang dikumpulkan melalui kuesioner dari 339 siswa SMA dan SMK di Lombok Timur. Hasil analisis data secara konsisten menunjukkan bahwa gender tidak memiliki pengaruh yang signifikan secara statistik terhadap literasi AI. Sebaliknya, latar belakang pendidikan terbukti berpengaruh positif dan signifikan. Temuan utama dari analisis hierarkis menegaskan bahwa faktor psikologis merupakan prediktor yang jauh lebih dominan; efikasi diri muncul sebagai variabel dengan pengaruh positif paling kuat, diikuti oleh ketertarikan pada AI yang juga berpengaruh positif dan sangat signifikan. Model prediksi final yang mengintegrasikan keempat variabel secara kolektif mampu menjelaskan 40,8% dari total varians literasi AI (R2 = 0,408). Penelitian ini menyimpulkan bahwa literasi AI adalah kompetensi multifaset yang dibentuk oleh sinergi kuat antara faktor struktural (pendidikan) dan faktor psikologis (efikasi diri, minat), melampaui determinisme demografis bawaan.
Copyrights © 2025