Penelitian ini mengkaji kesiapan, pelaksanaan, serta hambatan dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di Kabupaten Magetan. Metode yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Data utama diperoleh melalui wawancara dengan guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah, sedangkan angket sederhana digunakan sebagai data pendukung untuk memperkuat temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru, kepala sekolah, dan pengawas telah berada dalam kategori siap dalam Implementasi Kurikulum Merdeka, yang diperkuat dengan hasil angket sebesar 64,9% responden memilih kategori siap. Pelaksanaan Kurikulum Merdeka juga berada dalam kategori baik, didukung oleh temuan angket sebesar 71,9% responden memilih kategori baik. Hambatan utama yang teridentifikasi meliputi: (1) kurangnya pengalaman dalam IKM, (2) rendahnya kesadaran literasi, (3) kurangnya pemahaman terkait IKM, (4) manajemen waktu yang belum optimal, serta (5) keterbatasan referensi. Hasil kajian ini dapat dimanfaatkan sebagai rujukan bagi penelitian selanjutnya serta sebagai dasar refleksi untuk perbaikan Implementasi Kurikulum Merdeka di Kabupaten Magetan maupun wilayah lainnya.
Copyrights © 2025