Wilayah Indonesia berada pada pertemuan antar lempeng tektonik besar dunia. Oleh karena itu maka diperlukan perancangan struktur bangunan agar tahan gempa. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil studi kasus gedung Instalasi Rawat Darurat (IRD) Rumah Sakit Payangan yang berlokasi di Jl. Raya Payangan, Melinggih, Kabupaten Gianyar. Gedung merupakan struktur rangka beton bertulang penahan momen berlantai empat. Metode analisis beban gempa yang digunakan adalah metode analisis Respons Spektrum. Gedung memiliki kategori risiko IV (empat) mengingat fungsinya sebagai fasilitas kesehatan. Kondisi tanah tempat gedung berdiri diasumsikan kelas situs D (tanah sedang). Hasil desain menunjukkan gedung memiliki berat seismik efektif sebesar 12446,6 kN dengan gaya geser dasar pada arah X dan Y sebesar berturut-turut 619,3 kN dan 598,4 kN. Simpangan struktur didapat adalah sebesar 6 mm, 15 mm, 22 mm dan 27 mm secara berturut-turut dari lantai satu hingga lantai empat untuk arah X dan 4 mm, 10 mm, 16 mm, 19 mm untuk arah Y.
Copyrights © 2025