Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Kesehatan
Vol 3, No 2 (2021): OKTOBER 2021

PEMANFAATAN BIJI KETUMBAR SEBAGAI SALAH SATU PILIHAN PENGOBATAN LUKA

Rulia Meilina (Unknown)
Eva Rosdiana (Unknown)
Shabainur Rezeki (Unknown)
Meutia Faradhiba (Unknown)



Article Info

Publish Date
16 Nov 2021

Abstract

Biji ketumbar memiliki aktivitas antioksidan, antidiabetes, hepatoprotektif, antibakteri, dan antijamur dan dan dapat digunakan pada proses penyembuhan luka. Luka dapat berupa cedera atau kerusakan pada jaringan hidup normal yang disebabkan karena kecelakaan, benturan, sayatan, maupun operasi atau dampak lainnya seperti beberapa penyakit kronis. . Kandungan Flavonoid pada biji ketumbar dapat mempercepat proses penyembuhan luka karena memiliki aktivitas antimikroba dan astringen, yang memiliki peran dalam penyusutan luka dan peningkatan laju epitelisasi. Biji ketumbar juga mengandung tanin yang berkhasiat sebagai astringen yang mampu menciutkan luka, menghentikan pendarahan dan mengurangi peradangan, meningkatkan pembentukan fibroblas dan pembuluh darah baru yang berfungsi sebagai transportasi pasokan makanan dan oksigen yang dibutuhkan oleh sel-sel yang sedang dalam perbaikan sehingga dapat mempercepat penyembuhan luka. Kegiatan Sosialisasi  dilaksanakan secara live menggunakan media televisi UB On TV dan Youtube UB On TV.  Peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah seluruh penonton siaran UB On TV 57 UHF. Hasil dari kegiatan ini adalah peserta paham dalam memanfaatkan biji ketumbar sebagai pengobatan luka berdasarkan hasil dari pengisian google form oleh peserta.Kata Kunci: Biji ketumbar, Luka, peradangan.Coriandrum sativum seeds have antioxidant, antidiabetic, hepatoprotective, antibacterial, and antifungal activities and can be used in the wound healing process. Wounds can be in the form of injury or damage to normal living tissue caused by accidents, impacts, incisions, or surgery or other impacts such as some chronic diseases. . The content of flavonoids in Coriandrum sativum seeds can accelerate the wound healing process because it has antimicrobial and astringent activity, which has a role in wound shrinkage and increasing the rate of epithelialization. Coriandrum sativum seeds also contain tannins which are efficacious as astringents that are able to shrink wounds, stop bleeding and reduce inflammation, increase the formation of fibroblasts and new blood vessels that function as transportation of food and oxygen supplies needed by cells that are under repair so as to accelerate wound healing. . Socialization activities are carried out live using UB On TV television media and UB On TV Youtube. Participants who take part in this activity are all viewers of UB On TV 57 UHF broadcast. The result of this activity is that participants understand the use of Coriandrum sativum seeds as a wound treatment based on the results of filling out google forms by participants. Keywords: Coriandrum sativum, Wounds, Inflammation

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

jpkmk

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemistry Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat bidang Kesehatan (JPKMK)Â merupakan kumpulan tulisan ilmiah yang fokus pada kegiatan kontribusi dan pelayanan kepada masyarakat dalam konteks kesehatan. Jurnal ini bertujuan untuk mendokumentasikan, menganalisis, dan menyebarkan informasi terkait upaya pengabdian ...