Peristiwa banjir bandang di Kabupaten Aceh Tenggara tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga berdampak serius terhadap kondisi psikologis masyarakat, sehingga membutuhkan penanganan yang cepat, terpadu, dan berkelanjutan. Sebagai bentuk aksi kemanusiaan, Universitas Nurul Hasanah Kutacane melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pendistribusian pengobatan Gratis, bantuan darurat, pendampingan psikososial, serta edukasi kesiapsiagaan bencana di Lawe Sagu Hulu kuatacane dan daerah terdampak lainnya. Kegiatan ini dilakukan melalui tahapan asesmen cepat, koordinasi lintas pihak, penyaluran bantuan, pengobatan gratis dan juga pemeriksaan kesehatan serta pelaksanaan trauma healing dan sosialisasi mitigasi bencana. Hasil yang diperoleh menunjukkan peningkatan pemenuhan kebutuhan dasar, dampak positif pendampingan psikososial khususnya bagi anak-anak, serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesiapsiagaan dan tindakan darurat. Evaluasi secara kuantitatif dan kualitatif menunjukkan bahwa kehadiran tim kemanusiaan memberikan rasa aman, memperkuat solidaritas sosial, dan meningkatkan ketahanan komunitas dalam menghadapi bencana. Oleh karena itu, kolaborasi berbasis masyarakat menjadi elemen penting dalam pemulihan pascabencana dan berpotensi dikembangkan sebagai model intervensi di wilayah rawan bencana lainnya.
Copyrights © 2025