Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi perempuan dalam novel-novel Indonesia modern dengan menggunakan pendekatan kritik sastra feminis. Dalam perkembangan sastra Indonesia, perempuan kerap digambarkan melalui berbagai perspektif yang mencerminkan perubahan sosial, budaya, dan ideologi gender di masyarakat. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menelaah sejumlah karya sastra modern seperti karya Ayu Utami, Djenar Maesa Ayu, dan Leila S. Chudori yang dianggap merepresentasikan suara dan pengalaman perempuan dalam konteks sosial kontemporer. Data dianalisis menggunakan teori feminisme liberal, radikal, dan postfeminisme untuk menafsirkan konstruksi identitas, peran, dan resistensi tokoh perempuan terhadap sistem patriarki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel-novel Indonesia modern menghadirkan perempuan tidak lagi sebagai objek pasif, melainkan sebagai subjek yang memiliki kesadaran diri, otonomi, dan kekuatan untuk menentang struktur sosial yang menindas. Representasi perempuan dalam karya-karya tersebut menggambarkan keberanian dalam menghadapi stereotip gender, perjuangan terhadap ketimpangan sosial, serta pencarian jati diri dalam ruang domestik dan publik. Kajian ini menegaskan bahwa sastra berperan penting sebagai media reflektif dalam mengartikulasikan perjuangan perempuan terhadap ketidakadilan gender dan membuka wacana baru tentang kesetaraan dalam kebudayaan Indonesia modern.
Copyrights © 2025