cover
Contact Name
Asty Raisha Agma
Contact Email
astyraishaagma@gmail.com
Phone
+6282384495089
Journal Mail Official
samudrailmuindonesia01@gmail.com
Editorial Address
Alamat : Jl. Raya, Jl. Lolo Gn. Sarik Lubuk Minturun Blok A/2, Kec. Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat 25158
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JPBS
ISSN : 31242464     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal pendidikan bahasa dan sastra adalah publikasi ilmiah yang memuat hasil penelitian, kajian teoritis, maupun gagasan konseptual yang berkaitan dengan pembelajaran, pengajaran, dan pengembangan bahasa serta sastra, baik bahasa Indonesia maupun bahasa asing. Jurnal ini menjadi wadah bagi para peneliti, guru, dosen, dan praktisi pendidikan untuk berbagi temuan dan inovasi dalam bidang linguistik terapan, literasi, apresiasi sastra, serta strategi pembelajaran bahasa dan sastra. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kualitas pendidikan melalui pengembangan teori dan praktik yang relevan dengan kebutuhan peserta didik dan perkembangan zaman.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Representasi Perempuan dalam Novel-Novel Indonesia Modern: Kajian Kritik Sastra Feminis Asty Raisha Agma
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 1 No. 1 (2025): November-Januari
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi perempuan dalam novel-novel Indonesia modern dengan menggunakan pendekatan kritik sastra feminis. Dalam perkembangan sastra Indonesia, perempuan kerap digambarkan melalui berbagai perspektif yang mencerminkan perubahan sosial, budaya, dan ideologi gender di masyarakat. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini menelaah sejumlah karya sastra modern seperti karya Ayu Utami, Djenar Maesa Ayu, dan Leila S. Chudori yang dianggap merepresentasikan suara dan pengalaman perempuan dalam konteks sosial kontemporer. Data dianalisis menggunakan teori feminisme liberal, radikal, dan postfeminisme untuk menafsirkan konstruksi identitas, peran, dan resistensi tokoh perempuan terhadap sistem patriarki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel-novel Indonesia modern menghadirkan perempuan tidak lagi sebagai objek pasif, melainkan sebagai subjek yang memiliki kesadaran diri, otonomi, dan kekuatan untuk menentang struktur sosial yang menindas. Representasi perempuan dalam karya-karya tersebut menggambarkan keberanian dalam menghadapi stereotip gender, perjuangan terhadap ketimpangan sosial, serta pencarian jati diri dalam ruang domestik dan publik. Kajian ini menegaskan bahwa sastra berperan penting sebagai media reflektif dalam mengartikulasikan perjuangan perempuan terhadap ketidakadilan gender dan membuka wacana baru tentang kesetaraan dalam kebudayaan Indonesia modern.
Pemanfaatan Media Digital dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Kreatif Siswa SMA Cisia Padila
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 1 No. 1 (2025): November-Januari
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media digital sebagai sarana pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan menulis kreatif siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada beberapa kelas Bahasa Indonesia di SMA negeri. Data diperoleh melalui observasi kegiatan belajar, wawancara dengan guru dan siswa, serta analisis hasil tulisan kreatif siswa setelah penerapan media digital seperti blog, Padlet, dan Google Classroom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media digital mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, kolaboratif, dan memotivasi siswa untuk berekspresi secara kreatif. Siswa lebih berani menulis karena merasa bebas menuangkan ide dalam format digital yang menarik, sedangkan guru dapat memberikan umpan balik secara cepat dan personal. Selain itu, media digital membantu memperkaya sumber referensi dan memperluas wawasan linguistik siswa melalui akses terhadap berbagai teks daring. Dengan demikian, pemanfaatan media digital terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis kreatif siswa SMA, terutama dalam aspek pengembangan ide, pemilihan diksi, dan struktur narasi. Integrasi teknologi digital dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dapat menjadi strategi pedagogis yang relevan di era literasi digital, serta mendukung terwujudnya pembelajaran yang aktif, inovatif, dan berorientasi pada keterampilan abad ke-21.
Analisis Stilistika dalam Puisi-Puisi Sapardi Djoko Damono: Kajian Makna dan Gaya Bahasa Pelia Elza
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 1 No. 1 (2025): November-Januari
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gaya bahasa dan makna yang terkandung dalam puisi-puisi karya Sapardi Djoko Damono melalui pendekatan stilistika. Stilistika sebagai kajian linguistik terhadap gaya bahasa digunakan untuk mengungkap keunikan ekspresi, struktur, serta pilihan diksi yang membentuk estetika karya sastra. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis teks. Sumber data utama berupa beberapa puisi pilihan Sapardi Djoko Damono yang dianggap representatif terhadap keseluruhan karyanya, antara lain Hujan Bulan Juni, Aku Ingin, dan Berjalan ke Barat di Waktu Pagi Hari. Hasil analisis menunjukkan bahwa gaya bahasa yang digunakan penyair cenderung sederhana namun sarat makna, dengan penggunaan majas personifikasi, metafora, dan simbolisme yang kuat. Pilihan kata yang lembut dan repetitif mencerminkan kepekaan penyair terhadap suasana batin dan fenomena alam. Makna yang tersirat dalam puisinya menggambarkan refleksi mendalam tentang cinta, kesendirian, waktu, dan kehidupan manusia. Kesimpulannya, melalui pendekatan stilistika, puisi-puisi Sapardi Djoko Damono memperlihatkan perpaduan harmonis antara bentuk bahasa dan isi makna yang menjadikan karyanya abadi dan relevan sepanjang masa.
Kode-Switching dan Kode-Mixing pada Komunikasi Mahasiswa di Media Sosial: Kajian Sosiolinguistik Putri Anisa
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 1 No. 1 (2025): November-Januari
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena alih kode (code-switching) dan campur kode (code-mixing) semakin sering muncul dalam komunikasi mahasiswa di media sosial sebagai cerminan dinamika penggunaan bahasa dalam konteks masyarakat bilingual dan multilingual. Perpaduan antara bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa asing, terutama bahasa Inggris, menjadi bagian dari gaya komunikasi modern yang menunjukkan identitas, kedekatan sosial, serta keakraban dalam interaksi daring. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, fungsi, dan faktor penyebab terjadinya code-switching dan code-mixing dalam komunikasi mahasiswa di berbagai platform media sosial seperti Instagram, Twitter, dan WhatsApp. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi daring, dokumentasi percakapan, dan analisis wacana terhadap tuturan yang mengandung fenomena alih kode dan campur kode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa code-switching yang paling dominan adalah bentuk intersentensial dan tag-switching, sedangkan code-mixing paling banyak terjadi dalam bentuk penyisipan kata dan frasa bahasa Inggris pada struktur bahasa Indonesia. Faktor penyebab utama penggunaan kedua bentuk tersebut meliputi kebiasaan linguistik, pengaruh lingkungan akademik, upaya menunjukkan identitas sosial dan intelektual, serta kebutuhan ekspresif untuk memperjelas makna atau menambah daya tarik komunikasi. Penggunaan alih kode dan campur kode juga memiliki fungsi sosial, seperti mempererat hubungan antarpenutur, menandai solidaritas kelompok, dan mengekspresikan emosi secara lebih alami. Penelitian ini menyimpulkan bahwa fenomena code-switching dan code-mixing di kalangan mahasiswa bukan sekadar penyimpangan dari norma bahasa, tetapi mencerminkan kreativitas linguistik dan adaptasi terhadap konteks komunikasi digital yang cair dan multibahasa. Dengan demikian, kajian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman sosiolinguistik kontemporer, khususnya dalam melihat peran bahasa sebagai simbol identitas, solidaritas, dan fleksibilitas sosial di ruang komunikasi virtual
Analisis Pragmatik Tuturan dalam Dialog Film Indonesia: Tinjauan Tindak Tutur dan Implikatur Mimi Nurhidayanti
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 1 No. 1 (2025): November-Januari
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan fungsi tindak tutur serta implikatur yang terdapat dalam dialog film Indonesia sebagai representasi penggunaan bahasa dalam konteks komunikasi sosial. Kajian ini berlandaskan teori pragmatik, khususnya teori tindak tutur (speech act theory) oleh Searle dan konsep implikatur percakapan oleh Grice. Data penelitian diperoleh melalui metode deskriptif kualitatif dengan menganalisis transkrip dialog dari beberapa film Indonesia modern yang menampilkan keragaman gaya bahasa, konteks sosial, dan situasi tutur. Proses analisis dilakukan dengan mengidentifikasi jenis tindak tutur (lokusi, ilokusi, dan perlokusi) serta menafsirkan makna tersirat yang muncul melalui implikatur percakapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam film Indonesia, tuturan tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi antar tokoh, tetapi juga sebagai media representasi nilai-nilai sosial, budaya, dan ideologi masyarakat. Jenis tindak tutur yang dominan ditemukan adalah tindak tutur direktif dan ekspresif yang mencerminkan dinamika hubungan sosial antar tokoh. Sementara itu, implikatur percakapan sering digunakan untuk menyampaikan kritik sosial, humor, atau sindiran secara implisit, yang menunjukkan adanya kreativitas linguistik dalam menciptakan efek komunikasi yang lebih natural dan kontekstual. Penelitian ini menegaskan bahwa analisis pragmatik terhadap dialog film dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai strategi komunikasi, relasi kekuasaan, dan makna tersirat dalam bahasa Indonesia kontemporer.
Types of Code-Mixing in Indonesian Instagram Advertisements: A Linguistic Analysis Based on Muysken's Typology Rayhan Hidayat
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 1 No. 2 (2026): Februari-April
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study investigates the types of code-mixing found in Indonesian Instagram advertisements based on Muysken's (2000) typology, which classifies code-mixing into three types: insertion, alternation, and congruent lexicalization. Ten Instagram advertisements from five different brands across various industries were selected as the data for this study. The advertisements were collected from five Indonesian brands active on Instagram between March and April 2026. The findings show that insertion is the most dominant type of code-mixing, appearing in nine out of ten advertisements, where English words and phrases are placed into Indonesian sentence structures. Alternation was found in only one advertisement, while congruent lexicalization was not found in any of the advertisements. These findings suggest that Indonesian advertisers predominantly use insertion as their preferred form of code-mixing, as English terms are widely recognized by target consumers and contribute to clearer and more effective communication in advertising.
Analisis Metode Pembelajaran dan Relevansinya Pada Buku Bahasa Indonesia Kelas IX Terbitan Kemendikbud Tahun 2022 Clarisa Titania Pangestika; Adriana Meiza Hapsari; Elen Inderasari
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 1 No. 2 (2026): Februari-April
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode pembelajaran yang terdapat dalam Buku Bahasa Indonesia Kelas IX terbitan Kemendikbud tahun 2022 serta menilai relevansinya terhadap tujuan pembelajaran bahasa Indonesia dan prinsip Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis isi (content analysis) berdasarkan kerangka teori Richards dan Rodgers yang mencakup aspek approach, design, dan procedure. Data penelitian berupa aktivitas pembelajaran yang terdapat dalam enam bab buku teks. Hasil analisis menunjukkan bahwa buku teks ini memuat berbagai metode pembelajaran, yaitu Inquiry-Based Learning, Cooperative Learning, Active Learning, Direct Instruction, Project-Based Learning (PjBL), Discovery Learning, dan Problem-Based Learning (PBL). Metode-metode tersebut dinilai relevan karena mampu mendukung pengembangan keterampilan berbahasa reseptif dan produktif, meningkatkan partisipasi siswa, berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, serta pembelajaran kontekstual. Namun, implementasi metode pembelajaran aktif masih menghadapi kendala berupa keterbatasan fasilitas, alokasi waktu, heterogenitas kemampuan siswa, manajemen kelas, serta kompetensi guru. Oleh karena itu, diperlukan strategi adaptif berupa pemanfaatan media sederhana, diferensiasi pembelajaran, penguatan manajemen kelas, dan peningkatan kompetensi guru. Secara keseluruhan, Buku Bahasa Indonesia Kelas IX terbitan Kemendikbud tahun 2022 memiliki kualitas pedagogis yang baik dan relevan sebagai acuan pembelajaran, meskipun efektivitas penerapannya bergantung pada kondisi sekolah dan kesiapan guru.
Exploring Code Mixing: A Linguistic Case Study Of Tiktok Gen Z Beauty Influencer Communication Jasmine Anindia Putri S; Cicilia Deandra Maya Putri
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 1 No. 2 (2026): Februari-April
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to identify the most dominant forms of code mixing used by Gen Z beauty influencers on the TikTok platform. The study employs a qualitative approach using a case study design focused on the beauty influencer @treezyneon, applying Muysken’s (2000) typology of code mixing, which categorizes code mixing into three types: insertion, alternation, and congruent lexicalization. The research data consists of utterances containing code-mixing elements obtained from 12 TikTok videos. The results indicate that the most dominant type of code-mixing is insertion, which appears most frequently compared to alternation, while congruent lexicalization was not found significantly in the data. The use of code mixing in the form of insertion is considered more flexible, practical, and in line with Gen Z’s digital communication style, which is fast-paced, expressive, and follows social media trends. This study demonstrates that the use of slang in code mixing serves not only as a stylistic device but also as part of Gen Z’s digital communication style, reflecting their closeness to global culture and social identity in digital media.

Page 1 of 1 | Total Record : 8