Jurnal Berkawan
Vol. 1, No. 2, Mei 2024

KETERAMPILAN PEMBUATAN DIMSUM SAYUR BAYAM SEBAGAI MAKANAN PENDAMPING TABLET TAMBAH DARAH (TTD) DALAM UPAYA PENGURANGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI

Qonita Huwaida (Univeritas Muhammaditah Surakarta)
Rafi Abrar Pratama (Univeritas Muhammadiyah Surakarta)
Nik'mah Cahyaning Tyas (Univeritas Muhammadiyah Surakarta)
Anisa Putri Utami (Univeritas Muhammadiyah Surakarta)
Athania Diva Casimira (Univeritas Muhammadiyah Surakarta)
Millah Kamilah (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Nimas Ayu Anggraeni (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Dheonita Marsyanda Rofifah (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Rona Fariza (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Afifah Putri Rejeki (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Nabila Anindita Nareswari (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Rizki Amalia Putri Nurdita (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Wachidah Yuniartika (Universitas Muhammadiyah Surakarta)
Noor Alis Setiyadi (Universitas Muhammadiyah Surakarta)



Article Info

Publish Date
01 May 2024

Abstract

Anemia adalah masalah umum yang sering terjadi pada remaja putri yang sedang menstruasi, terutama karena kurangnya asupan zat besi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan remaja putri di Desa Klaseman, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo tentang anemia melalui edukasi kesehatan dan workshop pembuatan dimsum bayam sebagai pendamping tablet Fe. Metode yang digunakan meliputi ceramah, demonstrasi, dan diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion/FGD). Pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 3 Juli 2024 di Balai Desa Klaseman dan dihadiri oleh 34 peserta yang terdiri dari remaja putri dan kader posyandu. Kegiatan dimulai dengan pengisian presensi dan pre-test untuk mengukur keterampilan awal peserta tentang anemia. Edukasi kesehatan mengenai bahaya anemia kemudian disampaikan melalui ceramah, diikuti dengan demonstrasi pembuatan dimsum bayam. Setelah itu, peserta melakukan post-test dan berpartisipasi dalam FGD untuk mendiskusikan pengetahuan yang baru mereka peroleh. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan peserta. Sebelum edukasi, 33,3% peserta memiliki pengetahuan yang baik tentang anemia, sedangkan setelah edukasi, angka tersebut meningkat menjadi 79,2%. Selain itu, keterampilan peserta dalam membuat dimsum bayam sebagai makanan pendamping tablet Fe juga meningkat secara signifikan, dengan semua peserta berhasil memahami dan mempraktikkan teknik pembuatan dimsum yang benar. Kesimpulannya, pendekatan edukasi kesehatan yang disertai dengan workshop praktis terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan remaja putri terkait pencegahan anemia. Untuk keberlanjutan program, disarankan agar edukasi kesehatan tentang pentingnya konsumsi zat besi dilakukan secara berkala dan melibatkan lebih banyak remaja serta kader posyandu

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

berkawan

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Neuroscience Nursing Public Health Social Sciences

Description

Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat adalah sebuah jurnal peer-reviewed yang berisi artikel hasil pengabdian kepada masyarakat yang didasarkan pada pemecahan solusi terhadap di bidang kesehatan dalam suatu masyarakat. Jurnal ini merupakan suatu terbitan berkala yang digunakan sebagai ...