Stroke merupakan salah satu penyebab utama penurunan fungsi fisik pada lansia yang dapat meningkatkan risiko jatuh dan memicu fear of falling. Fear of falling tidak selalu sejalan dengan tingkat risiko jatuh secara objektif, karena dipengaruhi oleh faktor psikologis dan pengalaman individu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan resiko jatuh dengan fear of falling, jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, yang terdiri dari variable independen risiko jatuh dan variabel dependen fear of falling (fof). Populasi dalam penelitian ini berjumlah 644 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, didapatkan sampel sebanyak 86 responden. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner risiko jatuh dan Falls Efficacy Scale (FES-I) Indonesia version. Analisis data yang digunakan adalah uji Spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p-value<0,05) yang artinya ada hubungan antara risiko jatuh dengan fear of falling (fof) pada lansia dengan stroke di ruangan poli saraf di RSUD. Prof. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi tenaga kesehatan di poli saraf dalam meningkatkan edukasi, pendampingan, dan rehabilitasi untuk menurunkan ketakutan jatuh, serta memeberikan informasi bagi pengembangan layanan kesehatan, khususnya perawatan pasien lansia pascastroke
Copyrights © 2026