Fondasi merupakan elemen penting dalam struktur bawah bangunan yang berfungsi menyalurkan beban dari struktur atas ke tanah secara aman. Pada proyek pembangunan Rumah Sakit Aisyiyah Ji’rona Bojonegoro, Fondasi yang digunakan sebelumnya adalah tiang bor dengan panjang 50 meter dan diameter 100 cm. Namun, dimensi tersebut dinilai tidak efektif dari segi biaya maupun waktu pelaksanaan. Oleh karena itu, diperlukan inovasi untuk merancang ulang dimensi pondasi agar lebih efisien dan tetap memenuhi kebutuhan teknis. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan fondasi bore pile berdasarkan data teknis proyek, menganalisis pembebanan struktur, daya dukung tanah berdasarkan data N-SPT, nilai penurunan fondasi, metode pelaksanaan, serta estimasi biaya pekerjaan fondasi. Analisis beban struktur atas dilakukan menggunakan perangkat lunak Tekla Structural Designer (TSD), dengan acuan pada SNI 1726:2019 (beban gempa), SNI 2847:2019 (struktur beton bertulang), dan SNI 8460:2017 (perencanaan geoteknik). Hasil perencanaan menunjukkan bahwa fondasi bore pile dengan konfigurasi 4 tiang berdiameter 70 cm dan panjang masing-masing 17 meter mampu menahan beban hingga 5434,2 kN. Penurunan maksimum yang diperoleh sebesar 10,96 cm, masih berada di bawah ambang batas toleransi 19,41. Estimasi biaya untuk pekerjaan fondasi bore pile dan pile cap mencapai Rp. 9.067.990.972,73. Dengan hasil tersebut, perencanaan fondasi bore pile dinilai efektif dan efisien secara teknis dan ekonomis, serta dapat dijadikan acuan dalam perencanaan fondasi bangunan bertingkat di wilayah dengan kondisi tanah serupa.
Copyrights © 2026