Kecemasan matematika sering didefinisikan sebagai perasaan cemas yang dialami seseorang saat berinteraksi dengan matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab kecemasan matematika pada siswi dengan mengacu pada empat indikator, yaitu somatik, kognitif, afektif, dan pengetahuan matematika. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner kecemasan matematika dan pedoman wawancara. Teknik analisis data yang digunakan mengacu pada teknik analisis data dari Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecemasan matematika pada siswi disebabkan oleh beberapa faktor, baik internal maupun eksternal. Faktor eksternal meliputi pengalaman negatif dalam belajar matematika dan tekanan sosial dari lingkungan sekitar. Sementara itu, faktor internal melibatkan persepsi terhadap matematika, kurangnya rasa percaya diri, rasa takut melakukan kesalahan, dan ketakutan akan penilaian orang lain. Oleh karena itu, perlu diterapkan strategi pembelajaran yang dapat mengurangi kecemasan matematika dan meningkatkan rasa percaya diri siswa dalam belajar matematika.
Copyrights © 2026