Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengeksplorasi implementasi kebijakan literasi di lingkungan pendidikan pesantren. Fokus penelitian adalah pada program literasi 15 menit harian yang diterapkan di MAS Darut Taqwa Purwosari Pasuruan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen untuk memahami sejauh mana kebijakan tersebut dijalankan dan dampaknya terhadap minat baca siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan literasi berhasil menciptakan rutinitas positif, tetapi kendala jadwal yang padat menjadi faktor penghambat. Faktor pendukung melibatkan komunikasi efektif, sumber daya manusia yang terlibat aktif, dan dukungan finansial yang memadai. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang dinamika implementasi kebijakan literasi di lingkungan pondok pesantren.
Copyrights © 2025