Ketersediaan obat yang sesuai dengan kebutuhan terapi pasien merupakan salah satu indikator penting mutu pelayanan kefarmasian rumah sakit. Ketidaksesuaian antara stok obat dan pola penyakit pasien dapat menyebabkan kekosongan obat, keterlambatan terapi, serta menurunkan kualitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian stok obat dengan pola penyakit pasien di RSUI Mutiara Bunda. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan cross-sectional. Data pola penyakit diperoleh dari rekam medis pasien rawat jalan, sedangkan data stok dan penggunaan obat diperoleh dari Instalasi Farmasi RSUI Mutiara Bunda. Selain itu, pengumpulan data juga dilakukan menggunakan kuesioner kepada tenaga kefarmasian. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan analitik untuk menilai tingkat kesesuaian stok obat dengan pola penyakit pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyakit terbanyak yang ditangani di RSUI Mutiara Bunda adalah penyakit infeksi saluran pernapasan, gangguan gastrointestinal, dan penyakit metabolik. Sebagian besar responden menyatakan bahwa perencanaan stok obat telah mempertimbangkan pola penyakit pasien. Namun, masih ditemukan ketidaksesuaian stok pada beberapa golongan obat yang ditandai dengan kejadian kekosongan obat dan ketergantungan pada pengadaan mendadak. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara pola penyakit pasien dengan kesesuaian stok obat di Instalasi Farmasi RSUI Mutiara Bunda, yang ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi sedang dan signifikan secara statistik (p < 0,05).
Copyrights © 2026