Institusi militer secara historis dibangun di atas struktur hierarki yang kuat dan nilai-nilai maskulinitas yang mempengaruhi distribusi kekuasaan serta pola kepemimpinan dalam organisasi. Kondisi ini sering menempatkan perempuan pada posisi marginal dalam sistem karier militer. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika kepemimpinan perempuan dalam struktur Tentara Nasional Indonesia (TNI) serta bagaimana relasi kekuasaan dalam kebijakan institusional mempengaruhi peluang perempuan mencapai posisi kepemimpinan strategis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode literature review. Analisis dilakukan menggunakan teori relasi kuasa Michel Foucault dan pendekatan Feminist Institutionalism. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan kepemimpinan perempuan dipengaruhi oleh mekanisme institusional seperti sistem promosi pangkat, jalur karier, serta budaya organisasi yang masih didominasi norma maskulinitas.
Copyrights © 2026