Pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mempraktikkan pembelajaran “Etnosains: Pendampingan Pengenalan Konsep Sains melalui Integrasi Budaya Papua (Pinang, Sagu, Papeda, Noken, Tifa, dan Musamus) di Sekolah Dasar” Negeri Inpres Bertingkat Waena Jayapura. Pendekatan ini dilakukan untuk menjembatani antara materi sains formal dengan kearifan lokal Papua agar lebih kontekstual bagi peserta didik. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara mendalam terhadap peserta didik, wali Kelas V B, dan kepala sekolah, serta dokumentasi kegiatan. Instrumen kuesioner menggunakan tiga kategori jawaban (Ya, Tidak, dan Ragu-ragu) yang dianalisis secara deskriptif. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan respons yang sangat positif, di mana jawaban responden didominasi oleh pilihan "Ya" mencapai rata-rata 92,2% sehingga pendampingan pengenalan konsep sains melalui budaya Papua di SD Negeri Inpres Bertingkat Waena berhasil dilakukan. Lebih lanjut, hasil wawancara juga mengonfirmasi bahwa penggunaan unsur budaya lokal Papua mampu meningkatkan motivasi belajar IPA (sains) peserta didik. Program ini berhasil menciptakan suasana belajar yang lebih bermakna dan relevan dengan lingkungan tempat tinggal peserta didik.
Copyrights © 2026