Latar Belakang: Obesitas sentral merupakan kondisi kelebihan lemak perut yang dipicu oleh gaya hidup, asupan kalori yang tinggi, stress, serta rendahnya aktivitas fisik. Obesitas sentral sering terjadi terhadap perempuan dari pada laki-laki karena perempuan mengontrol energi sebagai lemak simpanan, laki-laki menggunakan energinya untuk mensintesis protein. Pada penelitian ini menggunakan intervensi Swiss Ball dan Abdominal Exercise didasarkan pada prinsip penguatan stabilitas inti untuk mengatasi gangguan biomekanik akibat beban perut berlebih. Tujuan: Penelitian bertujuan mengetahui perbedaan Abdominal Exercise dan Swiss Ball Exercise terhadap obesitas sentral pada mahasiswa. Metode: Populasi diambil adalah Mahasiswi Fikes UNISA yang memiliki penumpukan lemak perut sesuai prosedur peneliti. Jenis peneltian ini quasi eksperimental dengan desain pre test and post test two group design pada sampel 26 orang yang dibagi menjadi dua kelompok. Hasil: Hasil uji pengaruh dua kelompok menggunakan paired sample t-test yaitu kelompok I nilai p =0,000(p<0,05) dan kelompok II nilaip =0,000(p<0,05) berarti latihan yang diberikan pada masing-masing memiliki pengaruh signifikan terhadap penurunan lemak perut. Hasil uji perbedaan menggunakan independent sample t-test menunjukan nilai p =0,336(p>0,05) berarti tidak ada perbedaan pengaruh antara kelompok I dan kelompok II. Kesimpulan: Tidak ada perbedaan pengaruh Abdominal Exercise dan Swiss Ball Exercise terhadap penurunan lemak perut penderita obesitas sentral pada mahasiswi.
Copyrights © 2026