Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan Museum Al-Qur’an Sumatera Utara di Deli Serdang sebagai sumber pembelajaran seni rupa berbasis budaya Islam melalui kajian terhadap koleksi mushaf Al-Qur’an yang dipamerkan di museum tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung dan dokumentasi terhadap objek penelitian. Objek penelitian difokuskan pada beberapa mushaf Al-Qur’an yang memiliki karakteristik visual, nilai estetika, serta nilai historis yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koleksi mushaf yang terdapat di museum menampilkan keragaman bentuk visual, mulai dari manuskrip kuno berbahan kertas daluang hingga mushaf cetakan modern. Unsur estetika yang ditemukan meliputi penggunaan berbagai gaya kaligrafi seperti khat Naskhi dan Tsuluts, komposisi tata letak tulisan yang proporsional, serta iluminasi atau ornamen dekoratif yang memperlihatkan pengaruh budaya lokal seperti motif Melayu-Aceh. Selain memiliki nilai historis dan religius, koleksi mushaf tersebut juga mengandung nilai artistik yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber pembelajaran seni rupa, khususnya dalam memahami unsur garis, bentuk, warna, tekstur, serta prinsip komposisi dalam seni Islam. Dengan demikian, museum tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelestarian artefak budaya, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang memberikan pengalaman visual secara langsung bagi peserta didik dalam memahami perkembangan seni rupa berbasis budaya Islam.
Copyrights © 2025