Tingginya tingkat turnover dan penurunan kinerja pada perusahaan pertambangan batubara memunculkan kekhawatiran terhadap efektivitas pelatihan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan terhadap komitmen dan kinerja karyawan dengan kompetensi sebagai variabel intervening di PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) Jobsite Indonesia Pratama (IPR). Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM) melalui software SmartPLS 4, data dikumpulkan dari 155 karyawan aktif yang telah mengikuti pelatihan dalam 5 tahun terakhir melalui kuesioner dengan skala Likert dan pertanyaan terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pelatihan berpengaruh positif dan signifikan terhadap komitmen dan kinerja karyawan; (2) Kompetensi memediasi hubungan antara pelatihan dengan komitmen dan kinerja. Studi ini menyimpulkan bahwa kompetensi memainkan peran kunci dalam memperkuat dampak pelatihan, sehingga program pelatihan berbasis kompetensi dapat meningkatkan komitmen dan kinerja di industri berisiko tinggi seperti pertambangan batubara.
Copyrights © 2026