Citra merek memiliki peran penting dalam membangun kesadaran konsumen, memengaruhi keputusan pembelian, serta memperkuat loyalitas terhadap suatu produk. Silamas Semar merupakan perusahaan rintisan agribisnis yang mengusung konsep ekonomi sirkular melalui pemanfaatan limbah pertanian berupa tebon jagung sebagai silase pakan ternak serta pengolahan urine sapi menjadi pupuk organik cair. Meskipun memiliki konsep bisnis yang inovatif dan berkelanjutan, citra merek Silamas Semar belum terbentuk secara optimal di kalangan target audiens karena media promosi yang digunakan masih bersifat informatif dan kurang mampu membangun keterikatan emosional. Penelitian ini bertujuan merancang video iklan pada media sosial sebagai strategi komunikasi visual untuk memperkuat citra merek Silamas Semar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan pihak internal perusahaan, serta penyebaran kuesioner kepada target audiens. Proses perancangan video iklan menggunakan pendekatan EPIC Model yang meliputi empat dimensi utama, yaitu Empathy, Persuasion, Impact, dan Communication. Hasil perancangan menghasilkan video iklan dengan konsep komedi fiktif yang menampilkan permasalahan peternak serta solusi melalui produk Silamas Semar. Hasil kuesioner terhadap 68 responden menunjukkan bahwa 73,5% responden menilai visual komedi menarik, 64,7% menyatakan pesan humor mudah dipahami, dan 75% responden menilai video layak digunakan sebagai media promosi. Dengan demikian, video iklan pada media sosial terbukti efektif sebagai media komunikasi visual dalam meningkatkan brand awareness dan memperkuat citra merek Silamas Semar.
Copyrights © 2026