Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Content analysis of different types of nirmana teaching videos and the viewers’ perception Ardianto, Deny Tri; Wicaksono, Arif Ranu; Mataram, Sayid; Widayat, Rahmanu; Yuda, Jotika Purnama
Dewa Ruci: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Vol. 19 No. 2 (2024)
Publisher : Pascasarjana Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/dewaruci.v19i2.6468

Abstract

Nirmana is a mandatory basic competency for academic artists. Strengthening the basics of Nirmana is compulsory so that fine artists and designers maintain their bargaining position in society. One of the rising media to learn Nirmana is teaching videos available on online platforms such as YouTube. With the many types and styles of Nirmana learning videos available on YouTube, a study to analyze which type of videos are effective in learning Nirmana is needed. This study uses content analysis to classify videos that convey information about Nirmana into four groups: live demonstration videos, animated videos, conventional lecture videos, and tutorials (Step-by-step). To determine the video's effectiveness, the responses from viewers were analyzed using a pragmatic approach. From the analysis results, teaching videos in the form of live demonstrations, animations, and tutorials proved to be the most effective in assisting viewers to learn about Nirmana. Videos with these concepts can convey information in an engaging, clear, and visually understandable way, thus improving student understanding more effectively. Integrating the appropriate teaching videos into the Nirmana curriculum, such as live demonstrations for practical projects and animated videos or tutorials or theory, can help students understand Nirmana better.
Perancangan User interface Website Untuk Promosi Paw Paw Cafe Dengan Metode Design thinking Erico, Muhammad; Wicaksono, Arif Ranu
Visualita Jurnal Online Desain Komunikasi Visual Vol 13 No 1 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/visualita.v13i1.13405

Abstract

This research aims to design the user interface (UI) of the Paw Paw Cafe website as a more modern and professional promotional media using the design thinking method. The cafe industry in Surakarta City, including Paw Paw Cafe, which has an animal theme, is experiencing rapid growth. However, cafe promotion is still limited to social media. This research aims to design the user interface (UI) of the Paw Paw Cafe website as a more modern promotional media that has a professional and formal impression. This will increase customer trust and loyalty. In developing the UI of this website, the design thinking method is used, which is well known for its effectiveness because it can combine empathy, creativity, and analysis to solve problems in creating a website. The design thinking method includes empathizing, defining, ideating, prototyping, and testing. In testing the UI of the Paw Paw Cafe website, which involved 20 respondents consisting of cafe managers and customers, positive results were obtained; more than 85% of respondents stated that it was good in terms of speed of access, completeness of information, ease of use for navigation, attractive appearance of the website UI and UI. The Paw Paw Cafe website can function well.
Analisis Semiotik Roland Barthes Pada Iklan Televisi Pertamina Edisi Ramadan 1442 H Wicaksono, Arif Ranu; Diyah Fitriyani, Afiati Handayu
Acintya Vol. 13 No. 2 (2021)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/acy.v13i2.3939

Abstract

Iklan televisi masih menjadi salah satu media paling efektif untuk mempromosikan produk, mengkampanyekan program dan lain sebagainya. Promosi yang dilakukan perusahaan biasanya melibatkan banyak media baik media offline maupun onlineserta menggunakan berbagai cara seperti persuasif terang-terangan maupun dengan terselubung sehingga iklan yang ditampilkan bebas dilihat oleh para pemirsa sesuai visualisasi yang ditangkap dan berdasarkan pengalamannya masing-masing. Tujuan menayangkan iklan biasanya adalah mempromosikan produk atau bertujuan untuk meningkatkan citra sebuah perusahaan. Pada penelitian ini penulis mencoba membedah iklan televisi Pertamina Edisi Ramadhan 1442 H menggunakan metode penelitian kualitatif melalui teknik analisis semiotika Roland Barthes. Pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi iklan video pertamina pada bulan April - Mei 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan televisi Pertamina Edisi Ramadhan 1442 H memiliki dua tujuan yaitu mempromosikan produk terbaru dan meningkatkan citra perusahaan.  
TEKNIK GREEN SCREEN DALAM PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN PRAKTIKUM KEILMUAN SENI RUPA DAN DESAIN DI ERA PANDEMI COVID-19 Ardianto, Deny Tri; ilIsma, Anugrah Irfan; Wicaksono, Arif Ranu; Mataram, Sayid; Herlambang, Rudy Wicaksono
Brikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya Rupa Vol. 13 No. 2 (2021): Brikolase Desember
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/brikolase.v13i2.3991

Abstract

Revolusi industri 4.0 membawa perubahan pada bidang teknologi informasi. Manusia yang semakin akrab dengan teknologi menghasilkan kebudayaan digital. Perkembangan tersebut berdampak pada kemunculan era disrupsi yang memerlukan sikap adaptif untuk mengikutinya. Pandemi Covid 19 yang memiliki efek secara global, menyebabkan lebih banyak tuntutan untuk beradaptasi karena terjadi beragam perubahan pola dalam kehidupan. Salah satu tuntutan tersebut terjadi dalam dunia pendidikan yang memiliki kendala dalam berkomunikasi antara pendidik dan peserta didik. Hal ini memunculkan permasalahan mengenai bagaimana pendidik menyikapi fenomena online learning dalam mengembangkan media ajar berbasis video. Sebagai alternatif solusi dari permasalahan tersebut, yaitu dengan menciptakan media ajar video menggunakan teknik green screen yang diunggah melalui kanal-kanal video.
Analisis Semiotik Roland Barthes Pada Iklan Televisi Pertamina Edisi Ramadan 1442 H Wicaksono, Arif Ranu; Diyah Fitriyani, Afiati Handayu
Acintya Vol. 13 No. 2 (2021)
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/acy.v13i2.3939

Abstract

Iklan televisi masih menjadi salah satu media paling efektif untuk mempromosikan produk, mengkampanyekan program dan lain sebagainya. Promosi yang dilakukan perusahaan biasanya melibatkan banyak media baik media offline maupun onlineserta menggunakan berbagai cara seperti persuasif terang-terangan maupun dengan terselubung sehingga iklan yang ditampilkan bebas dilihat oleh para pemirsa sesuai visualisasi yang ditangkap dan berdasarkan pengalamannya masing-masing. Tujuan menayangkan iklan biasanya adalah mempromosikan produk atau bertujuan untuk meningkatkan citra sebuah perusahaan. Pada penelitian ini penulis mencoba membedah iklan televisi Pertamina Edisi Ramadhan 1442 H menggunakan metode penelitian kualitatif melalui teknik analisis semiotika Roland Barthes. Pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi iklan video pertamina pada bulan April - Mei 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklan televisi Pertamina Edisi Ramadhan 1442 H memiliki dua tujuan yaitu mempromosikan produk terbaru dan meningkatkan citra perusahaan.  
TEKNIK GREEN SCREEN DALAM PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN PRAKTIKUM KEILMUAN SENI RUPA DAN DESAIN DI ERA PANDEMI COVID-19 Ardianto, Deny Tri; ilIsma, Anugrah Irfan; Wicaksono, Arif Ranu; Mataram, Sayid; Herlambang, Rudy Wicaksono
Brikolase : Jurnal Kajian Teori, Praktik dan Wacana Seni Budaya Rupa Vol. 13 No. 2 (2021): Brikolase Desember
Publisher : Institut Seni Indoensia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/brikolase.v13i2.3991

Abstract

Revolusi industri 4.0 membawa perubahan pada bidang teknologi informasi. Manusia yang semakin akrab dengan teknologi menghasilkan kebudayaan digital. Perkembangan tersebut berdampak pada kemunculan era disrupsi yang memerlukan sikap adaptif untuk mengikutinya. Pandemi Covid 19 yang memiliki efek secara global, menyebabkan lebih banyak tuntutan untuk beradaptasi karena terjadi beragam perubahan pola dalam kehidupan. Salah satu tuntutan tersebut terjadi dalam dunia pendidikan yang memiliki kendala dalam berkomunikasi antara pendidik dan peserta didik. Hal ini memunculkan permasalahan mengenai bagaimana pendidik menyikapi fenomena online learning dalam mengembangkan media ajar berbasis video. Sebagai alternatif solusi dari permasalahan tersebut, yaitu dengan menciptakan media ajar video menggunakan teknik green screen yang diunggah melalui kanal-kanal video.
Content analysis of different types of nirmana teaching videos and the viewers’ perception Ardianto, Deny Tri; Wicaksono, Arif Ranu; Mataram, Sayid; Widayat, Rahmanu; Yuda, Jotika Purnama
Dewa Ruci: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Vol. 19 No. 2 (2024)
Publisher : Pascasarjana Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/dewaruci.v19i2.6468

Abstract

Nirmana is a mandatory basic competency for academic artists. Strengthening the basics of Nirmana is compulsory so that fine artists and designers maintain their bargaining position in society. One of the rising media to learn Nirmana is teaching videos available on online platforms such as YouTube. With the many types and styles of Nirmana learning videos available on YouTube, a study to analyze which type of videos are effective in learning Nirmana is needed. This study uses content analysis to classify videos that convey information about Nirmana into four groups: live demonstration videos, animated videos, conventional lecture videos, and tutorials (Step-by-step). To determine the video's effectiveness, the responses from viewers were analyzed using a pragmatic approach. From the analysis results, teaching videos in the form of live demonstrations, animations, and tutorials proved to be the most effective in assisting viewers to learn about Nirmana. Videos with these concepts can convey information in an engaging, clear, and visually understandable way, thus improving student understanding more effectively. Integrating the appropriate teaching videos into the Nirmana curriculum, such as live demonstrations for practical projects and animated videos or tutorials or theory, can help students understand Nirmana better.
TINJAUAN KEMASAN PRODUK UMKM PADA DESTINATION BRANDING KOTA SOLO Widyamurti, Nidyah; Muttaqin, Hermansyah; Jauhari; Yudhanto, Sigied Himawan; Wicaksono, Arif Ranu; Gilang, Lalita
Jurnal Dimensi DKV: Seni Rupa dan Desain Vol. 7 No. 1 (2022): Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/jdd.v7.i1.13435

Abstract

Abstract  MSMEs’ Product Packaging Review on Solo’s Destination Branding. With its designation (Solo.red) as the City of Culture, Solo has a distinct image and its positioning on the Indonesian tourism map, which is very appealing if showcased on the packaging of its souvenir products.  MSMEs' processed food products are souvenirs that tourists find attractive when visiting a tourist destination. Packaging that promotes regional specialties commonly encourages tourists to purchase products. The product packaging can include storytelling about the areas visited, but this strategy is not used for all MSMEs' processed food products. The identification of design elements on the packaging and the literature study on how to package processed food according to government legality for processed food products of SMEs were performed in this study to investigate the implementation of the destination branding concept of Solo as a City of Culture on the packaging of souvenir products. It is expected that packaging labels developed with such a strategy empower MSMEs and support their products to become the spearheads in the tourism sector in Solo City.   Keywords: processed food products, packaging, MSMEs, destination branding   Abstrak Tinjauan Kemasan Produk UMKM pada Destination Branding Kota Solo. Dengan penetapan Kota Surakarta (Solo.red) sebagai Kota Budaya, Solo mempunyai citra khas dan positioning tersendiri dalam peta pariwisata Indonesia yang akan sangat menarik apabila ditampilkan dalam kemasan produk oleh-olehnya. Produk makanan olahan UMKM merupakan produk oleh-oleh yang cukup diminati wisatawan saat mengunjungi suatu destinasi wisata. Kemasan yang menampilkan kekhasan daerah seringkali mendorong pembelian produk oleh wisatawan. Kemasan produk bisa menampilkan storytelling atas daerah yang dikunjungi, tapi tidak semua produk makanan olahan UMKM dikemas dengan strategi demikian. Identifikasi atas elemen-elemen desain pada kemasan dan studi literatur tentang cara pengemasan makanan olahan sesuai legalitas pemerintah atas produk makanan olahan UMKM dalam penelitian ini dilakukan untuk melihat implementasi konsep destination branding Kota Solo sebagai Kota Budaya pada kemasan produk oleh-olehnya. Diharapkan, Label kemasan dengan strategi demikian akan membuat UMKM semakin berdaya dan produk mereka mampu menjadi ujung tombak dalam bidang pariwisata di Kota Solo. Kata kunci: produk makanan olahan, kemasan, UMKM, destination branding