Pendahuluan: Dukungan dari teman sebaya dapat menjadi satu komponen yang mempengaruhi tingkat kecemasan. Fenomena yang ditemukan di STIKES St Santo Vincentius A Paulo Surabaya, mereka berasal dari berbagai daerah yang ada di Indonesia, sehingga mahasiswa baru belum dapat menemukan teman sebaya yang tepat untuk membangun komunikasi yang baik antar individu dan teman sekelas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dukungan teman sebaya pada mahasiswa baru di STIKES Katolik St Vincentius A Paulo Surabaya. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan sampel 77 respoden yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian kuesioner dukungan teman sebaya. Hasil: Hasil analisa statistik deskriptif presentase (ASDPP) menunjukan bahwa dari 77 responden terdapat 39 responden (51%) dengan dukungan teman sebaya negatif, dan terdapat 38 responden (49%) dengan dukungan teman sebaya positif. Kesimpulan: Peneliti merekomendasikan bagi mahasiswa baru diharapkan dapat lebih baik dengan cara melakukan pendekatan dengan kating supaya mendapatkan dukungan berupa informasi, membantu memfasilitasi dan memberikan motivasi sehingga dukungan teman sebaya akan terpenuhi. Penyediaan program sharing dukungan teman sebaya atau, kating dan mapping yang bisa membantu, memberi semangat, dan menjadi teman berbagi cerita. Supaya dengan adanya pendamping seperti ini, mahasiswa baru bisa lebih cepat beradaptasi, merasa diterima, dan semangat mengikuti kegiatan kampus. Kata kunci: teman, sebaya, mahasiswa, mapping
Copyrights © 2026