Digital farming menawarkan solusi peningkatan produktivitas dan efisiensi usahatani melalui pemanfaatan teknologi seperti sensor tanah dan aplikasi pertanian. Namun implementasinya di tingkat petani masih menghadapi kendala, sebagaimana ditemukan pada usahatani padi di Desa Parit Keladi yang menunjukkan teknologi tersebut belum efektif diterapkan. Penelitian ini bertujuan merumuskan strategi optimalisasi digital farming pada usahatani padi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif, mengkaji penelitian utama di Desa Parit Keladi serta berbagai artikel ilmiah relevan. Hasil penelitian merumuskan lima strategi utama, yaitu penguatan literasi digital petani, adaptasi teknologi dengan kondisi lokal, optimalisasi peran penyuluh, penguatan infrastruktur dan kebijakan, serta demonstrasi lapangan. Kelima strategi perlu diterapkan secara terintegrasi agar digital farming dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026