Abstrak. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi dan implementasi digital marketing dalam meningkatkan minat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di MI Baitul Huda Klampisan Semarang serta mengkaji persepsi orang tua terhadap praktik promosi digital lembaga. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, ketua panitia PPDB, guru, serta calon wali murid pada periode 9–21 Februari 2026. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital marketing dilaksanakan melalui Instagram, WhatsApp, YouTube, dan TikTok dengan strategi unggahan terjadwal serta kolaborasi tim humas dan guru. Praktik ini berkontribusi pada peningkatan visibilitas dan penguatan citra madrasah. Namun, keputusan orang tua lebih dipengaruhi faktor kedekatan lokasi dan rekomendasi sosial, sementara media digital berfungsi sebagai penguat kepercayaan. Hambatan utama meliputi keterbatasan sumber daya manusia dan belum adanya evaluasi berbasis data analitik. Temuan ini menegaskan bahwa digital marketing pada jenjang madrasah dasar berperan sebagai media legitimasi dan penguatan citra, sehingga perlu penguatan kapasitas SDM dan evaluasi berbasis data untuk meningkatkan efektivitas promosi.
Copyrights © 2026