Direktorat Jenderal Perbendaharaan sedang dihadapkan pada shifting generasi pekerja dari generasi baby boomers menjadi generasi Milenial dikarenakan perubahan demografi secara alami. Generasi Milenial memiliki populasi terbanyak sebesar 38,44%. Penelitan yang dilakukan Gallup (2018) menyatakan bahwa tingkat engagement pegawai milenial hanya 29% dan lebih rendah daripada pegawai dari generasi sebelumnya yaitu generasi X (32%) dan generasi baby boomers (33%). Disisi lain, berdasarkan evaluasi tahun 2021-2024, kinerja Direktorat Jenderal Perbendaharaan mengalami mengalami penurunan pada salah satu Indikator Kinerja Utama (IKU) yang dimiliki DJPb. Berdasarkan fenomena tersebut penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh talent development dan job rotaton terhadap kinerja Pegawai Negeri Sipil Milenial melalui mediasi employee engagement. Penelitian dilakukan menggunakan metode kuantitatif, pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan skala Likert 5 yang disebarkan secara daring melalui google form. Penelitian ini melakukan survei terhadap pegawai Milenial Ditjen Perbendaharaan yang tersebar di seluruh Indonesia. Populasi penelitian ini sejumlah 2.443 pegawai, dan berhasil diperoleh data responden 404 pegawai. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS- SEM), dengan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Talent Development dan Job Rotaton berpengaruh positif terhadap kinerja PNS Milenilal sedangkan Employee Engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja PNS Milenilal. Selain itu, diketahui pula bahwa Employee Engagement mampu memainkan perannya sebagai variabel mediasi yang memperkuat dampak Job Rotation dan Talent Development tterhadap Kinerja PNS Milenilal.
Copyrights © 2026