Malang Otorhinolaryngology Head and Neck Surgery Journal
Vol. 5 No. 1 (2026): March 2026

Korelasi Volume Mastoid Air Cells dengan Keberhasilan ProsedurTimpanoplasti Tipe 1 dengan Graft Fascia di Rsud Dr. SaifulAnwar pada Periode 1 Januari 2024 – 31 Desember 2024

Nugrahanitya, Yulia (Unknown)
Handoko, Edi (Unknown)
Wahyudiono, Ahmad Dian (Unknown)



Article Info

Publish Date
22 Mar 2026

Abstract

Latar belakang: Mastoid air cells (MACs) berperan dalam ventilasi dan regulasi tekanan telinga tengah. Pneumatisasi mastoid yang baik diduga dapat memengaruhi keberhasilan timpanoplasti karena berfungsi sebagai reservoir udara bagi telinga tengah. Namun, hubungan antara volume mastoid air cells dan keberhasilan timpanoplasti masih menunjukkan hasil yang bervariasi pada berbagai penelitian. Tujuan: Mengetahui hubungan antara volume mastoid air cells dengan keberhasilan prosedur timpanoplasti tipe I menggunakan graft fascia temporalis di RSUD Dr. Saiful Anwar. Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain cross-sectional. Subjek penelitian adalah pasien yang menjalani timpanoplasti tipe I dengan graft fascia temporalis di RSUD Dr. Saiful Anwar pada periode 1 Januari–31 Desember 2024. Volume mastoid air cells diukur menggunakan HRCT mastoid melalui DICOM viewer dengan batas −1024 hingga −200 HU menggunakan metode ABC/2. Keberhasilan operasi dinilai dari status graft membran timpani setelah evaluasi 3 bulan pascaoperasi. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil: Sebanyak 23 pasien memenuhi kriteria penelitian. Rata-rata volume mastoid air cells adalah 2,46 ± 2,06 mL. Keberhasilan graft timpanoplasti didapatkan pada 16 pasien (69,5%), sedangkan kegagalan graft pada 7 pasien (30,4%). Hasil analisis menunjukkan nilai korelasi Pearson r = 0,018 dengan p = 0,934, yang menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara volume mastoid air cells dengan keberhasilan graft timpanoplasti. Kesimpulan: Volume mastoid air cells tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan keberhasilan timpanoplasti tipe I. Faktor lain seperti kondisi telinga tengah, fungsi tuba eustachius, ukuran perforasi, dan teknik pembedahan kemungkinan memiliki peran yang lebih besar dalam menentukan keberhasilan operasi.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

moj

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Health Professions Immunology & microbiology Medicine & Pharmacology Neuroscience Public Health

Description

MOJ (Malang Otorhinolaryngology Head and Neck Surgery Journal) is a peer-reviewed and open access journal that provides timely information for physicians and scientists concerned with diseases of the head and neck. This journal publishes original articles, reviews, and also interesting case reports. ...