Motivasi belajar yang rendah dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) merupakan permasalahan yang lazim ditemukan pada siswa sekolah dasar, namun potensi media hiburan populer berbasis narasi olahraga sebagai stimulus motivasional belum banyak dikaji secara empiris. Penelitian ini bertujuan mengkaji dampak paparan anime Haikyuu terhadap motivasi belajar PJOK siswa Fase B di SD Negeri Karadenan. Pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest–posttest diterapkan pada sampel 30 siswa yang dipilih secara purposive sampling. Motivasi belajar diukur menggunakan angket berskala Likert yang diadaptasi dari Firmansyah et al. (2024) dengan nilai validitas 0,893 dan reliabilitas Cronbach's Alpha 0,920. Hasil analisis menunjukkan peningkatan rerata skor dari 63,47 (pretest) menjadi 84,93 (posttest), dengan uji beda berpasangan menghasilkan nilai t(29) = –14,37, p < 0,001, dan ukuran efek yang sangat besar (Cohen's d = 2,62). Temuan ini menegaskan bahwa anime Haikyuu efektif sebagai stimulus motivasional melalui mekanisme identifikasi model simbolik dan internalisasi nilai, sekaligus memperluas konseptualisasi media pembelajaran PJOK ke dimensi afektif-motivasional.
Copyrights © 2026