Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, termasuk di Kelurahan Tonja, Denpasar Utara. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan dan tindakan pencegahan DBD pada masyarakat Banjar Tegeh Kuri. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 39 responden yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup yang menilai pengetahuan tentang DBD dan tindakan pencegahan berdasarkan program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik (94,9%) dan tindakan pencegahan baik (73,3%). Namun, masih ditemukan perilaku berisiko seperti menggantung pakaian bekas di dalam ruangan dan penggunaan tempat sampah tidak tertutup. Hanya 43,6% responden yang mengetahui adanya sosialisasi DBD dari pihak terkait, mengindikasikan perlunya penguatan edukasi kesehatan yang berkelanjutan, khususnya bagi kelompok usia lanjut dan masyarakat dengan keterbatasan akses informasi.
Copyrights © 2026