Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PEMERIKSAAN KADAR ASAM URAT DAN KOLESTEROL TOTAL di PSTW WANA SERAYA DENPASAR Yulidia Iriani; Ni Putu Rahayu Artini; Risky Vidika A; Ayu Saka Laksmita; I Wayan Tanjung Aryasa; Ni Putu Widayanti; Ni Made Sri Dwijastuti; Ni Putu Senshi Septiasari; I Gusti Agung Ayu Satwikha Dewi; Ni Putu Widiantari
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2023): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i3.964-973

Abstract

Permasalahan yang dialami para lanjut usia yang ditampung di PSTW Wana Seraya semakin hari semakin kompleks diantaranya mengenai kesehatan dengan berbagai macam keluhan seperti rheumatik, sakit kepala, dan gatal-gatal. Menyikapi hal tersebut Prodi TLM Universitas Bali Internasional Denpasar mengadakan kegiatan pengabdian masayarakat di panti tersebut dengan melakukan pemeriksaan kimia darah dengan sasaran para lansia dan petugas panti yang bertugas. Tujuan pemeriksaan untuk mengetahui gambaran kadar asam urat dan kolesterol total para lansia dan petugas yang berada di PSTW Wana Seraya. Bahan yang dipergunakan serum diperiksa menggunakan alat semiotomatis Chemistry Analyzer Mindray tipe BA 88A. Metode pemeriksaan asam urat adalah Uricase/Enzymatic sedangkan CHOD PAP untuk kolesterol total. Hasil pemeriksaan dari 36 sampel didapatkan kadar asam urat dengan nilai terendah 2,0 mg/dL, nilai tertinggi 10,7 mg/dL sadangkan kadar kolesterol total minimum 144 mg/dL dan kadar maksimum 354,0 mg/dL Simpulan yang didapat pemeriksaan asam urat para lansia dan petugas PSTW Wana Seraya kadar tertinggi terjadi pada kelompok umur  56-65 tahun 10,7mg/d diikuti kelompok umur 76-85 tahun 9,6 mg/dL dengan jenis kelamin perempuan masing masing satu orang, sedangkan pada laki-laki terjadi pada kelompok umur 66-75 tahun sebanyak satu orang dengan kadar 8,6 mg/dL Kadar kolesterol tertinggi pada kelompok umur 76-85 tahun 354mg/dL dan kelompok umur 46-55 tahun 347 mg/dL masing –masing satu orang dengan jenis kelamin perempuan. Pada jenis kelamin laki laki satu orang dengan kadar kolesterol total tinggi  terjadi pada kelompok umur 66-85 tahun dengan kadar sebesar 222 mg/dL.
GAMBARAN KADAR ASAM URAT MASYARAKAT BANJAR PIAKAN, DESA SIBANGKAJA, KABUPATEN BADUNG, PROVINSI BALI Septiasari Ni Putu Senshi; Dwijastuti Ni Made Sri; Satwikha I Gusti Agung Ayu; Widiantari Ni Putu; Putri Ni Putu
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16382

Abstract

Penyakit asam urat merupakan salah satu penyakit tidak menular (PTM) yang terjadi akibat morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Penyakit ini memiliki peningkatan setiap tahunnya khususnya di Bali dengan kisaran 30%. Desa Sibangkaja, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung-Bali merupakan desa yang memiliki kepadatan penduduk yang berasal dari warga asli sibang dan warga pendatang. Warga juga melaporkan tidak ada pelayanan kesehatan secara teratur yang mengakibatkan meningkatnya potensi PTM. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kadar asam urat dan gambaran faktor yang berkaitan dengan kadar asam urat pada warga Br. Piakan, Desa Sibangkaja, Kecamatan Abiansemal, Badung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode observasional dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian ini terdiri dari 74 orang dengan rentang umur 12-46 tahun. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melakukan pemeriksaan kadar asam urat yang diperiksa menggunakan metode Point Of Care Testing (POCT). Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terhadap 74 responden di Br. Piakan, Sibangkaja, Badung diperoleh bahwa warga Br. Piakan, Sibang Kaja, Badung memiliki nilai kadar asam urat normal sebanyak 66,2% dengan nilai rata-rata 4,9 mg/dL sedangkan 33,8% di atas normal dengan nilai rata-rata 7,2 mg/dL. Persentase kadar asam urat tertinggi terjadi pada kriteria lansia (?46 tahun) (18,9%) dan pekerjaan pegawai (23%). Sedangkan nilai kadar asam urat tertinggi sama-sama terjadi pada Wanita maupun pria (10,8%). Gambaran faktor penyebab kadar asam urat yaitu usia dan pekerjaan sedangkan faktor jenis kelamin diduga bukan penyebab utama tingginya nilai kadar asam urat.
PEMERIKSAAN KADAR ASAM URAT DAN KOLESTEROL DI DESA SIBANGKAJA, KECAMATAN ABIANSEMAL, KABUPATEN BADUNG, PROVINSI BALI Ni Putu Senshi Septiasari; Ni Made Sri Dwijastuti; I Gusti Agung Ayu Satwikha Dewi; Ni Putu Widiantari; Ni Putu Puniari Eka Putri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i9.3177-3182

Abstract

Triple burden merupakan tiga masalah kesehatan penting yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah dan masyarakat Indonesia. Jenis penyakit tidak menular merupakan salah satu penyakit yang menjadi perhatian khusus pemerintah. Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh pemerintah adalah dengan rutin mengadakan kegiatan posyandu anak-anak, cek Kesehatan gratis dan program senam lansia. Berdasarkan hal tersebut Program Studi DIV Teknologi Laboratorium Medis melaksanakan tridarma perguruan tinggi dengan melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan melakukan pemeriksaan Kesehatan gratis pada warga Desa Sibangkaja, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung-Bali. Metode kegiatan dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu persiapan, pemeriksaan dan evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan Pengabdian Masyarakat Program Studi DIV Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Bali Internsional telah tercapai 100%. Jumlah peserta kegiatan ini sebanyak 74 orang. Warga Br. Piakan, Desa Sibangkaja sebagian besar memiliki kadar asam urat dan kolesterol normal dengan presentase 66,7% pada kadar kolesterol dan 66,2% pada kadar asam urat. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya cek Kesehatan secara rutin dan berkelanjutan agar dapat mendeteksi dini adanya resiko  penyakit tidak menular (PTM).
PEMERIKSAAN KADAR HEMOGLOBIN SISWA KELAS XI DI SMA NEGERI 7 DENPASAR, KOTA DENPASAR, PROVINSI BALI I Gusti Agung Ayu Satwikha Dewi; Ni Made Sri Dwijastuti; Ni Putu Senshi Septiasari; I Wayan Tanjung Aryasa; Ni Putu Widiantari; Ni Putu Puniari Eka Putri
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i3.1057-1062

Abstract

Hemoglobin adalah protein di dalam sel darah merah yang bertindak sebagai pembawa oksigen ke seluruh tubuh, dan kadar hemoglobin yang optimal adalah kunci untuk memastikan fungsi tubuh yang optimal. Hemoglobin juga berperan mendukung pertumbuhan dan perbaikan jaringan tubuh. Pertumbuhan hemoglobin yang sehat pada masa remaja memiliki beberapa dampak penting pada kesehatan dan perkembangan anak-anak dan remaja. Program studi D IV Teknologi Laboratorium Medis, Universitas Bali Internasional mengadakan pemeriksaan kadar hemoglobin secara gratis pada remaja di SMA Negeri 7 Denpasar, Provinsi Bali. Metode yang dilakukan dengan berkoordinasi dengan pihak sekolah seperti kepala sekolah dan guru, melakukan persiapan alat dan bahan pemeriksaan, melakukan pemeriksaan hemoglobin dengan metode Point  Of  Care  Testing (POCT), dan evaluasi kegiatan. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 24 Mei 2023 dan diikuti oleh 42 siswa SMA Negeri 7 Denpasar yang mejadi responden. Kadar hemoglobin siswa kelas XI SMA Negeri 7 Denpasar sebagian besar berada dalam batas normal sebanyak 21 orang. kegiatan ini diharapkan remaja memahami status kadar hemoglobin serta mampu meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup siswa muda serta meningkatkan potensi akademik dan sosial mereka.
PENYULUHAN DAN PENGUKURAN TINGKAT PERSONAL HYGIENE PADA SISWA SD SATHYA SAI DENPASAR Sri Dwijastuti, Ni Made; Aryasa, I Wayan Tanjung; Ayu Satwikha Dewi, I Gusti Agung; Senshi Septiasari, Ni Putu; Widiantari, Ni Putu; Puniari Eka Putri, Ni Putu
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.131-137

Abstract

Cacingan adalah salah satu penyakit di daerah beriklim tropis yang sering kali diremehkan dan diabaikan. Penyakit cacingan pada manusia disebabkan adanya infeksi cacing yang ditularkan melalui tanah (Soil Transmitted Helminth). Prevalensi cacingan di Indonesia umumnya masih tinggi dengan persentase 60-90%. Anak-anak yang berada dalam usia sekolah dasar adalah golongan yang paling berisiko mengalami infeksi ini. Penyuluhan mengenai cacingan serta perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) penting dilakukan utamanya kepada anak-anak sekolah dasar untuk mencegah cacingan. Oleh karena itu, Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis Universitas Bali Internasional melaksanakan penyuluhan kesehatan di SD Sathya Sai Denpasar untuk mengukur personal hygiene dan skrining risiko cacingan dari siswa di sekolah tersebut. Metode yang digunakan adalah penyuluhan, wawancara dan pemeriksaan langsung. Berdasarkan hasil kegiatan, diketahui bahwa secara umum, para siswa sudah memiliki kebiasaan personal hygiene yang baik. Hasil pemeriksaan potongan kuku siswa menunjukkan tidak ditemukan telur cacing, yang berarti risiko cacingan pada siswa SD Sathya Sai tergolong rendah.
Desain primer secara in silico dan optimasi PCR untuk deteksi gen penyandi ovary ecdysteroidogenic hormone (OEH) pada nyamuk Aedes aegypti yang terinfeksi Wolbachia: In silico primer design and PCR optimization for detection of the gene encoding ovary ecdysteroidogenic hormone (OEH) in Aedes aegypti mosquitoes infected with Wolbachia Septiasari, Ni Putu Senshi; Dwijastuti, Ni Made Sri; Handayani, Nyoman Sri; Darmayanti, Putu Diah
Jurnal Entomologi Indonesia Vol 22 No 1 (2025): March
Publisher : Perhimpunan Entomologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5994/jei.22.1.9

Abstract

Female Aedes aegypti (Linnaeus) mosquitoes bearing Wolbachia are reported to have behavioral changes during mating and blood-sucking. The ovary ecdysteroidogenic hormone (OEH) is a hormone released when female mosquitoes consume blood so that it influencing egg formation. Initial studies regarding the genetics of the A. aegypti mosquito carrying Wolbachia are very necessary to able to do this help control dengue vectors. The polymerase chain reaction (PCR) method is an appropriate method for genetic studies. Primer design is an initial and crucial stage in genetic studies because designing specific primers will determine the success of the PCR process. This research includes several stages of in silico primer design to design OEH gene primers and test the optimization of the in vitro designed primers. The in silico stage which involves primer design, primer BLAST, primer quality testing, and in silico PCR simulations. The designed primers were tested in vitro by performing PCR using various variations in primer concentration (0.2 µM and 0.4 µM) and annealing temperature (start from 45 oC to 60 oC). The results obtained in silico were two pairs of primers: primers OEH 8 and OEH 9. The results of the in silico test obtained a DNA product size of 264 bp for Primer OEH 8 and 236 bp for primer OEH 9, and the PCR efficiency was 95%. The results of the in vitro test showed only primer OEH 9 met the primer criteria according to the in silico test: primer concentration of 0.4 µM with an annealing temperature of 57 oC.
Analisis Variasi Komposisi Daging Buah Salak Terhadap Mutu Penyimpanan Media Alternatif Pertumbuhan Bakteri SATWIKHA DEWI, I GUSTI AGUNG AYU; Sridwijastuti, Ni Made; Septiasari, Ni Putu Senshi; Harmawati Noviari HS, Andi; Kurniawati Pramitaningrum, Intan; Agustini, Ni Luh Putu; Ayu Trisna Dewi, Dewa; Da Costa, Sandra
Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya Vol 6 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi, dan Analsisi Institut ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56399/jst.v6i1.237

Abstract

Keterbatasan akses dan tingginya biaya media pertumbuhan bakteri konvensional mendorong pencarian alternatif yang terjangkau dan berkelanjutan. Penelitian ini mengeksplorasi potensi daging buah salak, komoditas lokal yang melimpah di Indonesia, sebagai sumber nutrisi alternatif untuk media pertumbuhan bakteri. Dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), kami membandingkan mutu penyimpanan media alternatif dengan tiga konsentrasi daging buah salak (1, 2, dan 3 gram) dan kontrol (NA) selama empat minggu pada suhu 5°C. Tidak ditemukan perubahan warna atau kontaminasi pada semua perlakuan. Meskipun menjanjikan, penelitian ini terbatas pada satu varietas salak dan rentang konsentrasi tertentu. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkaji pengaruh varietas dan konsentrasi yang lebih luas. Namun, temuan ini menunjukkan potensi besar salak sebagai alternatif media pertumbuhan bakteri yang ramah lingkungan dan ekonomis.
Meningkatkan Pengetahuan Siswa SMA dan SMK Di Bali Terkait Infeksi Menular Seksual pada Remaja Dwijastuti, Ni Made Sri; Aryasa, I Wayan Tanjung; Septiasari, Ni Putu Senshi; Dewi, I Gusti Agung Ayu Satwikha; Widiantari, Ni Putu; Putri, Ni Putu Puniari Eka
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v6i1.583

Abstract

Tingginya angka infeksi menular seksual di kalangan remaja menunjukkan adanya kebutuhan mendesak akan intervensi edukatif yang tepat sasaran. Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap perilaku seksual berisiko akibat minimnya pengetahuan dan pengaruh perubahan biologis serta sosial. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai infeksi menular seksual melalui penyuluhan kesehatan yang dilakukan secara sistematis di sepuluh sekolah menengah atas dan kejuruan di wilayah Bali. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif yang disertai sesi diskusi dan evaluasi pengetahuan peserta melalui pre-test dan post-test. Evaluasi dilakukan untuk mengukur tingkat partisipasi dan peningkatan pengetahuan peserta setelah menerima materi penyuluhan. Hasil menunjukkan bahwa lebih dari 75% peserta mengisi pre-test dan post-test dengan peningkatan skor rata-rata dari 85% menjadi 90%, yang mengindikasikan partisipasi aktif peserta telah melebihi ambang minimal yang ditetapkan, dan secara umum kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan peserta terkait infeksi menular seksual. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan mampu berkontribusi dalam meningkatkan literasi kesehatan reproduksi remaja, meskipun masih diperlukan inovasi dalam metode penyampaian agar keterlibatan peserta dapat lebih maksimal dan berdampak. Dalam jangka panjang, penerapan model blended learning dan pelibatan pengajar sebaya diharapkan dapat memperkuat perubahan perilaku positif dan menurunkan insiden IMS secara berkelanjutan di kalangan remaja.
ANALYSIS OF PEMANGKU AND PENGAYAH BLOOD GLUCOSE LEVELS AT BESAKIH TEMPLE Dwijastuti, Ni Made Sri; Septiasari, Ni Putu Senshi; Dewi, I Gusti Agung Ayu Satwikha; Widiantari, Ni Putu; Putri, Ni Putu Puniari Eka
Meditory : The Journal of Medical Laboratory Vol 12, No 2 (2024): Meditory, Volume 12 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/meditory.v12i2.3568

Abstract

Background: Every year on Sasih Kedasa, Besakih Temple holds a series of ceremonies called Ida Bhatara Turun Kabeh. The ceremony is held annually for approximately one and a half months. The workload of Pemangku and Pengayah during the ceremony, with a long duration and repetitiveness, is considered to cause physical fatigue, which leads to increased stress and an increased tendency to eat poorly. Pemangku and Pengayah are also vulnerable to sunburn, coffee, sleep loss, and dehydration while on duty. These factors trigger diabetes and spikes in blood glucose levels (BGL). Aims: To analyze the BGL of Pemangku and Pengayah in Besakih temple. Methods: It is observational research with a cross-sectional approach. Data collection was carried out by Point of Care Testing (POCT), supported by interviews with 66 respondents to determine individual conditions. The results: One of the adult female respondents shows low BGL (48 mg/dl). High BGL (335,2 mg/dl on average) was obtained from five respondents: adult women, older women, and three elderly men. The rest of the respondents show normal BGL, which is 125,6 mg/dl on average. Conclusions: As many as 1,5% had low, 7,6% had high, and 90,9 % had normal BGL of 66 Pemangku and Pengayah at Besakih Temple.
THE RELATIONSHIP OF BREAKFAST HABITS WITH HEMOGLOBIN LEVELS IN CLASS XI STUDENTS AT SMA NEGERI 7 DENPASAR Satwikha Dewi, I Gusti Agung Ayu; Dwijastuti, Ni Made Sri; Septiasari, Ni Putu Senshi; Widiantari, Ni Putu; Eka Putri, Ni Putu Puniari
Meditory : The Journal of Medical Laboratory Vol 12, No 1 (2024): Meditory, Volume 12 No. 1 Tahun 2024
Publisher : Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, Poltekkes Kemenkes Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/meditory.v12i1.3215

Abstract

Introduction: Hemoglobin levels are a clinical parameter in routine hematology examinations which are used to determine whether there are health problems. Adolescents need to pay attention to hemoglobin levels because hemoglobin levels are crucial for supporting the physical, mental and academic well-being of adolescents during this important phase of their growth and development. Method: This research method is observational research with a cross sectional approach. This research was conducted at SMA Negeri 7 Denpasar, Wednesday 24 May 2023. The sampling technique used was purposive sampling with a sample size of 42 students in class XI of SMA Negeri 7 Denpasar. Results: There were 8 students in class Students who did not have breakfast had normal and high hemoglobin levels, while students who had breakfast had low, normal and high hemoglobin levels. The results of the analysis using the Somers'D test showed that there was no relationship between breakfast habits and hemoglobin levels with p value = 0.188 or p 0.05. Conclusion: Breakfast habits do not directly affect hemoglobin levels.Keywords : breakfast, hemoglobin, teenager