Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengembangan karir dan work-life balance terhadap kinerja karyawan, dengan employee engagement sebagai variabel pemoderasi pada PT Pelindo Regional II Sunda Kelapa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS). Data dikumpulkan melalui kuesioner dari 101 karyawan PKWT dan dianalisis menggunakan perangkat lunak SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pengembangan karir dan employee engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan; (2) Work-life balance tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja; (3) Employee engagement secara negatif memoderasi pengaruh pengembangan karir terhadap kinerja, yang mengindikasikan bahwa pada tingkat keterlibatan yang sangat tinggi, program pengembangan karir justru dapat melemahkan dampaknya; (4) Employee engagement tidak memoderasi hubungan antara work-life balance dan kinerja. Implikasi dari temuan ini menekankan pentingnya pendekatan yang terukur dan personal dalam merancang program pengembangan karir, serta perlunya evaluasi ulang kebijakan work-life balance agar lebih kontekstual dengan dinamika operasional pelabuhan. Penelitian ini juga merekomendasikan agar organisasi fokus pada peningkatan employee engagement sebagai pendorong kinerja utama.
Copyrights © 2026