Partisipasi pria dalam program Keluarga Berencana (KB) di Indonesia masih rendah, khususnya dalam penggunaan Metode Operatif Pria (MOP) atau vasektomi, yang dipengaruhi oleh keterbatasan pengetahuan dan sikap negatif suami. Literatur review ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap suami terhadap minat mengikuti MOP berdasarkan temuan penelitian terkini. Penelusuran artikel dilakukan melalui database Google Scholar dan PubMed pada periode 2021–2026 dengan kriteria artikel full text berbahasa Indonesia dan Inggris, sehingga diperoleh 10 artikel yang dianalisis secara naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengetahuan yang baik dan sikap positif secara konsisten berhubungan dengan meningkatnya minat dan partisipasi pria dalam MOP, sementara hambatan utama meliputi stigma budaya, persepsi negatif terhadap maskulinitas, serta keterbatasan akses informasi. Studi intervensi menunjukkan bahwa edukasi berbasis komunitas dan dukungan pasangan efektif meningkatkan pengetahuan dan minat pria, meskipun perubahan sikap memerlukan intervensi yang berulang. Disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap merupakan determinan penting minat suami terhadap MOP, sehingga diperlukan penguatan intervensi edukatif yang terstruktur dan melibatkan pasangan untuk meningkatkan partisipasi pria dalam program KB.
Copyrights © 2026