Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan limbah medis yang berkelanjutan di Rumah Sakit Bireuen Medical Center (BMC). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan kuesioner terhadap 40 responden yang terdiri dari tenaga medis, perawat, petugas sanitasi, dan manajemen rumah sakit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BMC telah menerapkan sebagian besar prinsip pengelolaan limbah medis yang berkelanjutan, meliputi pemilahan limbah medis dan non-medis, penyediaan tempat sampah terpisah dan berlabel, pencatatan limbah, serta pemantauan dampak lingkungan. Namun, masih terdapat beberapa kendala, seperti belum optimalnya penggunaan alat pelindung diri (APD) oleh seluruh petugas, belum terpisahnya limbah medis dari limbah domestik pada tahap pembuangan akhir, serta keterbatasan anggaran yang menjadi hambatan utama. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan bagi tenaga kesehatan, pengawasan ketat terhadap pemilahan limbah, serta penguatan kerja sama dengan pihak ketiga untuk memastikan pengelolaan limbah medis yang aman, efisien, dan berwawasan lingkungan. Implementasi sistem pengelolaan limbah medis yang berkelanjutan di BMC diharapkan dapat menjadi model bagi rumah sakit lain dalam mendukung pelayanan kesehatan yang ramah lingkungan.
Copyrights © 2026