Kejang demam merupakan respon dari otak anak terhadap demam, dan biasanya terjadi di hari pertama demam. Namun setelah demam mencapai tingkat suhu yang tinggi, risiko kejang biasanya akan menurun. Mayoritas kejadian kejang demam sering terjadi pada usia 12 – 19 bulan dan lebih sering terjadi pada mereka yang memiliki riwayat kejang demam dari keluarga Motivasi ibu untuk memberikan perawatan terbaik kepada anak dalam pencegahan suatu penyakit sangatlah diperlukan karena motivasi merupakan suatu dorongan tersendiri dalam diri. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan motivasi ibu dengan perilaku pencegahan kejang demam berulang pada balita di wilayah kerja Puskesmas Gatak Sukoharjo. Metode dari penelitian ini yaitu dengan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Responden yang terlibat sejumlah 40 responden dengan metode Purposive Sampling. kuesioner menggunakan kuesioner motivasi ibu dan perilaku pencegahan kejang demam. analisa menggunakan uji Kendalls tau-b. Hasil Penelitian : Hasil dari uji statistik didapatkan hasil p value adalah 0,383. Hal ini berarti nilai p > 0,05. Sehingga dapat disimpulkan tidak terdapat hubungan antara motivasi ibu dengan perilaku pencegahan kejang demam berulang pada anak di wilayah kerja puskesmas gatak sukoharjo.
Copyrights © 2025