Penelitian Ex Post Facto ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh self-efficacy terhadap penalaran statistis dan bagaimana hubungan antara kedua variabel tersebut. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 576 mahasiswa angkatan 2024/2025 diambil sampel menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 40 mahasiswa. Data induk penelitian diambil menggunakan instrumen angket untuk self-efficacy dan instrumen tes untuk penalaran statistis yang sebelumnya telah dilakukan uji kelayakan instrumen validitas dan reliabilitas. Uji hipotesis menggunakan uji regresi linear sederhana dengan prasyarat uji normalitas dan uji linearitas terpenuhi. Hasil analisis regresi linear sederhana diperoleh baha nilai sig. 0.043<0.05 atau nilai Fh= 4.385 > 4.091 akibatnya H0 ditolak, sehingga diperoleh kesimpulan bahwa terdapat pengaruh signifikan antara self-efficacy terhadap penalaran statistis mahasiswa. Besaran self efficacy mempengaruhi penalarn statistis sebesar (R2) 10.3%. Persamaan regresi linear diketahui bahwa . Persamaan ini memiliki arti bahwa setiap penambahan satu self-efficacy akan bertambah sebanyak 0.285 penalaran statistis. Kekuatan hubungan (Rxy) sebesar 0.332 yang berarti semakin tinggi nilai self-efficacy akan semakin tinggi pula nilai penalaran statistis, begitu juga semakin rendah self-efficacy yang dimiliki akan semakin rendah penalaran statistisnya.
Copyrights © 2026